Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:32 WIB

Awas Jebakan Industri 4.0, Ini Saran Rizal Ramli

Kamis, 7 Februari 2019 | 08:09 WIB

Berita Terkait

Awas Jebakan Industri 4.0, Ini Saran Rizal Ramli
Ekonom senior Rizal Ramli - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Di masa pemerintahan Joko Widodo, para menterinya gencar mengkampanyekan revolusi industri generasi ke-empat, atau 4.0. Padahal, ada bahaya dibalik industri 4.0 itu.

Ekonom senior Rizal Ramli melontarkan kritik tajam atas ngawurnya anak buah Jokowi saat berkampanye industri 4.0. "Mohon maaf, pejabat pemerintah yang mengkampanyekan industri 4.0 itu ngawur. Apa sih 4.0? Mesin dan teknologi," papar mantan Menko Kemaritiman itu di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

"Maknanya makin lama peranan teknologinya yang digital dan non digital makin penting. Jadi, manusianya yang ditinggalkan," lanjut Bang RR, sapaan akrab Rizal Ramli.

Ya, Rizal benar, pemerintah perlu menyiapkan diri menyongsong digitalisasi di semua lini. Jangan sampai, Indonesia menanggung kerugian karena banyak pengangguran yang tercipta. Apalagi, Indonesia bakal menikmati bonus demografi pada 2030.

"Loh kok pemerintah Indonesia kampanye industri 4.0 di mana kekuatan utama di mesinnya, di digital power-nya. Siapa yang menguasai mesinnya, menguasai digital power-nya, dia yang kuasa. Dan kebanyakan kan perusahaan luar negeri semua," imbuhnya.

Menurut Rizal, kebijakan ekonomi 4.0 bisa jadi akan menggerus lapangan pekerjaan, serta menambah pengangguran. Seharusnya, Indonesia meniru arah kebijakan industri pemerintah Jepang.

"Pemerintah Jepang, di bawah Perdana Menteri Abe, dua minggu lalu mengeluarkan kebijakan industri 5.0. Yang lebih canggih, dan mengatakan 4.0 ini salah. Karena pusatnya mesin, pusatnya itu teknologi. Di Jepang itu di balik pusatnya itu manusia. Teknologi itu membantu manusia supaya lebih nyaman efisien, supaya lebih produktif," tandasnya. [tar]

Komentar

x