Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:22 WIB

Rakor Sergap

Gubernur Sulsel: 15% Beras untuk Cadangan Pangan

Kamis, 7 Februari 2019 | 16:13 WIB

Berita Terkait

Gubernur Sulsel: 15% Beras untuk Cadangan Pangan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah berencana mengeluarkan Peraturan Gubernur yang menegaskan bahwa 15% dari total produksi padi di wilayahnya harus diserap oleh Bulog. Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat penyerapan gabah di Sulsel.

Gubernur Nurdin Abdullah dalam pengarahannya menegaskan bahwa jajarannya siap mendukung tercapainya target sergap di wilayahnya. "Sinergi antarinstansi terkait sangat penting. Saya akan segera berkoordinasi dengan para bupati, Panglima Kodam, Kapolda beserta seluruh jajaran untuk all out mendukung pencapaian target sergap ini," ujar Nurdin Abdullah saat Rapat Koordinasi Sergap Sulselbar Kamis (7/2/2019) di Kantor Bulog Divre Sulselbar.

Hadir dalam rakor itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Direktur Pengadaan Perum Bulog, Kepala Badan Litbang Kementan, parakepala subdivre Bulog se-Sulselbar, Dandim se-Sulselbar, dan pengusaha penggilingan padi di Sulselbar serta BPTP Sulselbar. Rakor ini bertujuan untuk mengoptimalkan pencapaian serap gabah/beras petani (Sergap),

Untuk diketahui, target serapan Bulog sampai Maret 2019 sebesar 224 ribu ton atau 15% dari total target sergap nasional sampai Maret 2019 sebesar 1,5 juta ton.

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, mengapresiasi komitmen Gubernur tersebut. "Melalui komitmen Pak Gubernur ini saya berharap sergap di Sulsel dapat tercapai, bahkan melebihi dari target yang ditetapkan," ujar Agung.

Agung juga menjelaskan bahwa sergap dilaksanakan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang disimpan di Bulog. "Hal ini sesuai dengan tugas Bulog untuk mengendalikan pasokan dan stabilitasi harga untuk menjaga ketahanan pangan," tegas Agung.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar, mengungkapkan bahwa jajarannya siap melakukan penyerapan gabah sesuai target yang ditetapkan. Strategi yang dilakukan untuk menyerap gabah petani antara lain, mempermudah kerja sama pengadaan beras/gabah, menambah kapasitas gudang penyimpanan, dan meningkatkan pelayanan dengan tetap buka pada hari libur.

Pada rakor tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Bulog Divre Sulselbar dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sulsel untuk menyerap gabah 15% dari total produksi padi di wilayah tersebut.

Penandatanganan disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan bersama Kepala BKP Kementan, Direktur Pengadaan Perum Bulog, dan Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi. [*]

Komentar

x