Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 13:13 WIB

Ekonom Senior: Paruh Pertama Investasi Bakal Sepi

Jumat, 8 Februari 2019 | 04:30 WIB
Ekonom Senior: Paruh Pertama Investasi Bakal Sepi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Laju investasi sepanjang 2019 diprediksi bergerak moderat, mengingat tahun ini menjadi tahun politik. Kemungkinan besar, sikap investor akan lebih memilih wait and see.

Demikian disampaikan ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nawir Messi dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/2/2019). Dia memprediksi, semester I-2019 tidak akan ada pergerakan investasi yang signifikan. "Tahun politik investor akan 'wait and see', melihat apa yang terjadi setelah Pemilu. Setelah Pemilu saya kira investor akan buat keputusan mau terus masuk atau tidak," katanya.

Diharapkan kondisi laju investasi mulai membaik pada paruh kedua 2019, berdasarkan hasil Pemilu. Nawir menuturkan, melihat tren yang ada, pertumbuhan investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) yang rendah, diharapkan bisa meningkat setelah Pemilu.

"Kalau Pemilu berlangsung aman, tertib, baik, harapannga setelah semester kedua investasi akan bergerak. Kita berharap 2020 akan jauh lebih baik. Saya kira 2019 akan tetap moderat karena tidak ada perubahan sikap investor dari semester pertama," tuturnya.

Nawir menambahkan, insentif paket kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah sebaiknya bisa benar-benar terlaksa dengan baik hingga ke daerah untuk mendorong investasi.

"Banyak kasus investor dapat 'approval' (persetujuan) dari pusat tapi di daerah hilang. Mereka menunggu dua tiga tahun tidak ada persetujuan di daerah. Isu koordinasi ini juga harus diperhatikan. Seperti saya bilang, barang mahal di republik ini adalah koordinasi," pungkasnya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x