Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 01:18 WIB

Emil Bikin Perda Wirausaha Katanya untuk Milenial

Selasa, 12 Februari 2019 | 11:17 WIB
Emil Bikin Perda Wirausaha Katanya untuk Milenial
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kewirausahaan.

Penandatanganan penetapan Perda Kewirausahaan dilakukan Ridwan Kamil, bersama Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari dalam sidang Paripurna DPRD Jabar di Bandung, Senin (11/02/2019).

Kini, Pemdaprov Jabar memiliki dasar hukum dalam memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya kaum milenial yang ingin berwirausaha. "Sekarang kita punya dasar hukum memberi bantuan ke anak-anak muda milenial untuk berwirausaha ya," kata Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

Selain memudahkan dalam memberikan subsidi ke masyarakat, perda ini, menurut Emil, membuat lebih leluasa ketika akan membangun pusat-pusat pelatihan kewirausahaan dan memudahkan memasarkan produk usaha masyarakat. "Jadi Perda ini mendukung dalam membuat pusat-pusat pelatihan dan lebih mudah memarketingkan mereka. Intinya dasar hukum ini membuat kita lebih leluasa," terangnya.

Sebelum terbitnya Perda Kewirausahaan, penanganan kewirausahaan masyarakat dilakukan sejumlah OPD seperti Dispora maupun Dinas UKM. "Sekarang itu sudah dikunci dalam Perda ini," ujar Emil.

Sebelum ditetapkan menjadi perda, rancangan regulasi tersebut sudah melalui beberapa tahapan. Diantarnya sudah dievaluasi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Ketua Pansus V DPRD Jabar, Teuku Hanibal, selaku panitia yang menangani regulasi tersebut mengatakan, pembahasan Perda Kewirausahaan sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2018. Hanibal meminta Pemdaprov Jabar segera mensosialisasikannya kepada masyarakat dan membuat Pergubnya. "Saya harap segera sosialisasikan ke masyarakat dan Gubernur juga segera membuat Pergubnya untuk menindaklanjutinya," harapnya.

Hanibal menuturkan, Perda Kewirausahaan bertujuan untuk menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan yang kreatif, inovatif dan berwawasan lingkungan dalam rangka membangun perekonomian daerah. "Juga untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang efisien sehingga akan mendorong daya saing produk daerah," katanya. [ipe]

Komentar

x