Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:31 WIB

Kemenhub Kaji Aturan Penggunaan GPS

Rabu, 13 Februari 2019 | 16:33 WIB

Berita Terkait

Kemenhub Kaji Aturan Penggunaan GPS
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perhubungan (kemenhub) masih mengkaji soal penggunaan The Global Positioning System (GPS) terkait dengan keselamatan saat berkendara.

Dalam proses kajian ini, Kemenhub lewat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggandeng pakar Institut Teknologi (ITB) Bandung.

"Yang sedang kita pikirkan di ITB, melibatkan pakar-pakar psikologi kira-kira GPS itu seperti apa pemasangannya agar tidak mengganggu pengemudi," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Menurutnya, hasil kajian itu nantinya akan menentukan apakah penggunaan GPS aman untuk keselamatan berkendara atau tidak.

"Kita melakukan kerja sama spesifik sekali, kalau bicara menyengkut masalah konsentrasi, pemikiran kita, otak kita tidak boleh ada gangguan, kalau sepintas melihat ke layar, pandangan kita, konsentrasi kita memang itu mengganggu konsentrasi kita," katanya.

Hasil kajian tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat untuk dijadikan acuan, seperti Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Sementara itu, untuk sepeda motor, Budi menegaskan penggunaan GPS sangat berbahaya karena menyebabkan tidak konsentrasi dan tidak seimbang dalam berkendara.

Apalagi, lanjut dia, sepeda motor bukan kendaraan yang sejak awal bisa dipasang aplikasi GPS.

"Saat kita ngantuk berapa detik mobil kita melenceng kiri gimana, itu saya yakin kita melihat GPS enggak sedetik, dua detik. Apalagi motor dengan satu tangan. Ini sudah saatnya kita kaji penggunannya dengan kajian bersama ITB tadi," katanya.[tar]

Komentar

x