Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 04:53 WIB

95 Juta Ton Batu Bara Dialokasikan untuk Listrik

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 14 Februari 2019 | 04:01 WIB
95 Juta Ton Batu Bara Dialokasikan untuk Listrik
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) menetapkan alokasi batu bara dalam negeri (domestic market obligation/DMO) 2019 sebesar 128 juta ton.

Dengan demikian, volume ini lebih tinggi ketimbang pada tahun 2018 sebesar 121 juta ton. Adapun target produksi batu bara tahun ini mencapai 490 juta ton.

"Untuk tahun ini DMO ditetapkan sebesar 128 juta ton," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Agung menuturkan batu bara dalam negeri diserap mayoritas oleh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Tahun ini alokasi untuk pembangkit listrik atau PLTU mencapai 95,7 juta ton. Sementara sisanya diserap oleh industri lain seperti semen, pupuk maupun tekstil dan beriket.

"Pelaku usaha wajib mengalokasikan 25% produksinya untuk DMO," ujar dia.

Kuota batu bara dalam negeri ditetapkan sebesar 25% dari produksi setiap tahun. Pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) diwajibkan menyisihkan 25% produksinya untuk alokasi DMO.

Bahkan dalam Keputusan Menteri ESDM No. 23 K/30/MEM/2018 ditegaskan mengenai alokasi bagi pembangkit listrik. Dalam aturan ini pun diterapkan sanksi penyesuaian tingkat produksi 2019 bagi perusahaan yang tidak bisa memenuhi ketentuan DMO di 2018.

Jumlahnya produksi yang disetujui maksimal empat kali lipat dari total realisasi volume DMO sepanjang tahun ini. Sanksi ini sudah diterapkan pada tahun ini.

Tercatat sebanyak 34 perusahaan yang belum memenuhi DMO. Pasalnya dari 121 juta ton target DMO, hanya tercapai 115 juta ton. Adapun rinciannya untuk pembangkit listrik 91,14 juta ton, metalurgi 1,75 juta ton, semen, tekstil, pupuk dan kertas sebesar 22,18 juta ton. Selain itu, untuk briket sebesar 0,01 juta.[jat]

Komentar

Embed Widget
x