Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:13 WIB

Satgas Imbau Perbankan Tak Layani Fintech Ilegal

Kamis, 14 Februari 2019 | 08:02 WIB
Satgas Imbau Perbankan Tak Layani Fintech Ilegal
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing

INILAHCOM, Jakarta - Satgas Waspada Investasi meminta kepada pihak bank untuk tidak melayani pembukaan rekening perusahaan financial technology (fintech). Pasalnya Satgas sudah mengeluarkan daftar dan menghentikan 635 fintech ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan ini kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan melakukan konfirmasi kepada OJK untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal.

"Mengenai koordinasi dengan perbankan, sudah surati dan melakukan tindakan kalau ada pembaukaan rekening fintech ilegal," kata Tongam di kantornya, Rabu (13/2/2019).

Dia mengatakan, beberapa bank sudah merespon dan meminta data 635 fintech ilegal yang sudah terciduk sebagai referensi mereka.

"Beberapa bank sudah merespon dan mereka menginginkan data 635 fintech ilegal dan kami monitor perbankan sangat mendukung renana dan tugas-tugas satgas OJK untuk menghilangkan atau mengurangi jumlah fintech ilegal," ujarnya.

Selain itu, otoritas juga telah meminta Bank Indonesia (BI) untuk melarang Fintech Payment System, memfasilitasi Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal.

"Serta menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum," ujarnya.[jat]

Komentar

Embed Widget
x