Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 02:51 WIB

Darmin Klaim B20 Ampuh Turunkan Impor Migas

Sabtu, 16 Februari 2019 | 05:09 WIB
Darmin Klaim B20 Ampuh Turunkan Impor Migas
Menko Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution bilang, kewajiban penggunaan biodiesel 20% (B20) sudah terasa manfaatnya. Impor migas bisa dikurangi.

"Kebijakan B20 ada pengaruhnya terhadap neraca perdagangan migas," kata Darmin yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Ia memastikan. kebijakan yang bertujuan untuk menekan defisit neraca migas ini mulai memperlihatkan hasil sejak diimplementasikan pada September 2018.

Selama ini, tingginya impor migas, terutama solar, telah menjadi salah satu penyebab utama neraca transaksi berjalan terus mengalami defisit.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai impor Indonesia Januari 2019 mencapai US$15,03 miliar, atau turun 2,19% dibanding Desember 2018 sebesar US$15,36 miliar.

Dibandingkan periode Januari 2018, nilai impor juga mengalami penurunan 1,83% dari US$15,31 miliar.
Penurunan impor itu dipicu oleh impor migas yang berkurang 16,58% dari US$2,03 miliar pada Desember 2018, menjadi US$1,69 miliar pada Januari 2019.

Penurunan impor migas dipicu oleh seluruh komponen migas, yakni minyak mentah sebesar US$15,4 juta (3,27%), hasil minyak US$280,5 juta (20,98%), dan gas US$39,9 juta (18,34%).

Meski impor mengalami penurunan, kinerja ekspor nasional belum memperlihatkan hasil yang positif pada awal 2019. Nilai ekspor Indonesia pada Januari 2019, mencapai US$13,87 miliar, atau turun 3,24% dibanding ekspor Desember 2018, sebesar US$14,33 miliar.

Jika dibandingkan Januari 2018, nilai ekspor juga mengalami penurunan 4,70% dari US$14,55 miliar. Kinerja ekspor yang melambat ini menjadi penyumbang terjadinya defisit neraca perdagangan sebesar US$1,16 miliar pada Januari 2019, lebih tinggi ketimbang Desember 2018 sebesar US$1,03 miliar. [tar]

Komentar

Embed Widget
x