Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:30 WIB

Harga Avtur Sudah Turun, Tiket Pesawat Susah Turun

Minggu, 17 Februari 2019 | 01:29 WIB

Berita Terkait

Harga Avtur Sudah Turun, Tiket Pesawat Susah Turun
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria

INILAHCOM, Pontianak - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria berpendapat, harga tiket pesawat baru akan turun apabila harga avtur disubsidi pemerintah. Waduh susah dong.

"Saya tidak yakin harga tiket penerbangan bisa jadi murah hanya karena Pertamina menurunkan harganya sebesar itu kecuali pemerintah memberikan subisidi sebesar 50 persen dalam harga avtur," kata Sofyano Zakaria di Pontianak, Sabtu (16/2/2019).

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga avtur dari Rp8.210 menjadi Rp7.960 per liter sejak Sabtu (16/2/2019) pukul 00.00 WIB. Besaran ini lebih rendah ketimbang posting price avtur di Bandara Changi, Singapura yang mematok harga avtur Rp10.760 per liter.

Sofyano mengatakan, penurunan harga avtur tersebut lebih merupakan sikap Pertamina yang peduli dengan kepentingan masyarakat pengguna jasa penerbangan dan terhadap persoalan maskapai penerbangan yang merasa harga avtur penyebab mahalnya harga tiket penerbangan.

Menurut pengamat energi ini, apabila Pertamina berpedoman sebagai pelaku bisnis, apalagi avtur adalah BBM non subsidi yang perlakuannya harusnya bisnis to bisnis, maka penurunan harga yang bisa di bawah posting price avtur Singapura itu adalah hal yang bertentangan dengan keberadaan bisnis Pertamina terkait bisnis avtur.

"Masyarakat tahu bahwa dalam harga avtur Pertamina selama ini terdapat beban PPN sebesar 10 persen, PPH dan iuran BPH Migas yang mana hal ini tidak ada pada harga avtur di Singapura," ungkap Sofyano.

Di sisi lain, ia heran mengapa selama ini terbukti harga tiket maskapai penerbangan swasta bisa lebih murah dari harga tiket penerbangan milik BUMN. "Garuda kan BUMN yang juga punya misi melayani rakyat sesuai amanah pada UU BUMN, harusnya harga tiket penerbangan Garuda bisa lebih murah dari tiket maskapai swasta, sehingga pemerintah harus memperhatikan masalah ini," ujar Sofyano. [tar]

Komentar

x