Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 13:46 WIB

Debat Capres II

Jokowi Sebut Prabowo Punya Lahan Luas di Kaltim

Minggu, 17 Februari 2019 | 23:00 WIB
Jokowi Sebut Prabowo Punya Lahan Luas di Kaltim
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakart - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan jika calon presiden nomor urut 02 memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menanggapi Prabowo terkait pemberian konsesi lahan guna mewujudkan reformasi agraria dalam Debat Capres 2019 Putaran kedua di Jakarta, Minggu malam.

Jokowi menegaskan pembagian konsesi lahan di era pemerintahannya dilakukan hanya bagi rakyat berekonomi sulit agar bisa menjadi aset produktif.

"Pembagian yang saya sampaikan sebesar 2,6 juta hektare itu, agar menjadi aset produktif. Kami tidak berikan ke perusahaan yang gede-gede. Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan luas di Kaltim sebesar 220 ribu hektare dan di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin sampaikan, pembagian seperti ini tidak dilakukan di masa pemerintahan saya," ujarnya.

Jokowi menuturkan, dalam dua tahun terakhir, pihaknya telah membagikan konsesi lahan lewat kehutanan sosial hingga hak ulayat sebanyak 2,6 juta hektare dari 12,7 juta hektare lahan yang telah disiapkan.

"Tidak sampai di situ, kita juga mendampingi mereka agar tanah-tanah ini jadi produktif. Ada yang ditanamai kopi, buah, dan jagung. Artinya, kami tidak hanya berikan konsesi lahannya tapi juga mendampingi agar tanahnya bisa produktif," ujarnya.

Selain itu, Jokowi menyebutkan pihaknya telah membagikan lima juta sertifikat tanah kepada rakyat miskin pada 2017. Sedangkan pada 2018, jumlah sertifikat yang diberikan lebih dari tujuh juta sertifikat.

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, pemberikan sertifikat tanah dilakukan agar rakyat memiliki hak hukum atas tanah yang mereka miliki.

"Sertifikat ini bisa digunakan untuk jaminan dan akses permodalan ke bank. Dengan demikian, sisi akses keuangan juga mereka miliki. Ini fungsi redistribusi aset dan ini akan terus kami lakukan," pungkasnya.[tar]

Komentar

x