Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:17 WIB

Ani Klaim Realisasi Belanja APBN 2019 Makin Oke

Kamis, 21 Februari 2019 | 07:09 WIB

Berita Terkait

Ani Klaim Realisasi Belanja APBN 2019 Makin Oke
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Belanja negara sepanjang Januari 2019 tercatat Rp153,8 triliun, atau 6,3% dari pagu APBN 2019 sebesar Rp2461,1 triliun. Naik ketimbang Januari 2018.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (20/2/2019). Dari nilai tersebut, belanja pemerintah pusat terealisasi Rp76,1 triliun atau mencapai 4,7% dari total anggaran belanja sebesar Rp1634,3 triliun.

"Bila dibanding tahun sebelumnya, terjadi kenaikan. Realisasi belanja pemerintah pusat yang terealisasi sepanjang Januari 2018 senilai Rp64,6 trilun atau 4,4 persen dari yang dianggarkan," kata Sri Mulyani.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengklaim realisasi belanja pemerintah pusat semakin membaik dengan adanya peningkatan kualitas eksekusi anggaran yang dilakukan kementerian/lembaga (K/L).

Misalnya, belanja K/L per akhir Januari mencapai Rp32 triliun atau 3,7% dari pagu. Realisasi belanja K/L itu meningkat 58,5% dibanding periode sama 2018 yang sebesar Rp20,2 triliun.

Selain itu, kualitas realisasi belanja juga tergambar dari alokasi belanja modal di berbagai K/L, yang sudah terikat kontrak sejak awal tahun.

Dari total alokasi belanja modal senilai Rp189,34 triliun, belanja modal senilai Rp32,13 triliun, atau sebesar 16,97% di antaranya sudah terikat kontrak.

"Itu angka realisasi belanja modal pada akhir Januari. Sampai 20 Februari, terus ada kenaikan yang sangat signifikan, dari 16 persen sekarang sudah 40 persen belanja modal yang sudah dilakukan kontrak," ujar Ani.

Transfer daerah pada sepanjang periode yang sama tercatat senilai Rp77,4 triliun dari pagu anggaran Rp756,8 triliun. Sedangkan realisasi belanja negara dari penyaluran dana desa baru mencapai Rp300 miliar dari total alokasi senilai Rp70 triliun di dalam APBN 2019. [tar]

Komentar

Embed Widget
x