Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:16 WIB

Kabupaten Mukomuko

Mendes PDTT Sarankan Dana Desa untuk Bioskop Desa

Selasa, 26 Februari 2019 | 14:01 WIB

Berita Terkait

Mendes PDTT Sarankan Dana Desa untuk Bioskop Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo - (Foto: Dok)

INILAHCOM, Mukomuko - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyarankan warga di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu untuk menggunakan sebagian dana desanya untuk membuat bioskop desa.

Hal tersebut dikatakan saat melakukan sosialisasi penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di kawasan transmigrasi sambil nonton bareng pertunjukan wayang kulit pada Minggu (24/2/2019) malam. "Masyarakat di sini perlu hiburan, dana desa bisa digunakan untuk bioskop desa, harga sound system dan proyektor cukup murah, bikin bioskop desa, masyarakat bayar 1.000-2.000 nanti di kelola BUMDes. Dengan adanya bioskop desa, masyarakat bisa jualan, bisa pelatihan, dll," ujarnya.

Ia sarankan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengelola bioskop desa. Karena menurutnya, dengan adanya bioskop desa bisa memicu orang berkumpul, kemudian akan ada para pedagang dan disitu akan ada transaksi juga perputaran uang.

"Kembangkan BUMDesnya, buat desa wisata, bank sampah, bioskop desa, bikin pelatihan usaha, lapangan desa, dana desanya alokasikan sebagian untuk BUMDes kita sama-sama kembangkan BUMDesnya. Saya apresiasi pertumbuhan ekonomi di Mukomuko 5,3 persen, padahal masih banyak jalan yang rusak," terangnya.

Eko Putro juga memaparkan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran dana desa selama 5 tahun atau sejak 2015 hingga 2019 mencapai Rp257 triliun. Pemerintahan Presiden RI Joko widodo bertekad selama 5 tahun ke depan hingga 2024 akan mengalokasikan anggaran dana desa dengan total Rp400 triliun.

"Peningkatan alokasi dana desa yang akan disalurkan sebesar Rp400 triliun selama 5 tahun ke depan itu dimungkinkan karena anggaran desa memang setiap tahunnnya terus mengalami peningkatan," katanya. Sejak adanya dana desa, lanjut Eko, ternyata desa mampu membangun infrastruktur desa secara masif dan diakui badan dunia.

Perlu diketahui, total anggaran dana desa sebesar Rp257 triliun selama 5 tahun tidak pernah mengalami penurunan setiap tahunnya. Dari Rp 20,67 triliun pada 2015 meningkat menjadi Rp46,98 triliun pada 2016, lalu sebesar Rp60 triliun pada 2017 dan 2018 sebesar Rp60 triliun dan tahun 2019 sebesar Rp70 triliun.

Sementara itu Bupati Mukomuko Choirul Huda merasa bangga karena pada perayaan hari jadi Mukomuko ke-16 didatangi seorang menteri. "Luar biasa Pak Menteri (Mendes PDT), berjubel. Baru kali ini ulangtahun ke-16 didatangi menteri. Dan malam ini warga berkumpul di sini ramai-ramai menyambut hangat, dan ikut selfie. Banyak pedagang keliling juga berjualan," ujarnya haru.

Pertunjukan wayang kulit di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan dalang Ki Warseno Slank dengan lakon Punokawan Mbangun Deso ini terselenggara atas kerjasama Kemendes PDTT di bawah Direktorat Jenderal PKP2Trans dan PKTrans dalam rangka sosialisasi penggunaan dana desa tahun 2019 di kawasan transmigrasi. [*]

Komentar

x