Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:53 WIB

Tambang Emas yang Longsor di Bolaang Ilegal

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 27 Februari 2019 | 17:01 WIB
Tambang Emas yang Longsor di Bolaang Ilegal
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, tambang emas di Bolaang Mangondow, Sulawesi Utara (Sulut) yang longsor merupakan tambang ilegal yang operasikan masyarakat.

"Tambang emas di Sulawesi Utara yang longsor itu ilegal," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Menurut Agung, penertiban tambang ilegal menjadi wewenang pemerintah daerah (pemda). Bahkan, tiga bulan sebelum peristiwa longsor terjadi instansinya telah melayangkan surat ke Pemda dan pihak keamanan untuk menertibkan penambangan ilegal di wilayah tersebut.

"Tiga bulan lalu Kami sudah megirimkan surat ke pemerintah daerah dan pihak keamanan," kata dia.

Agung pun megaku prihatin atas peristiwa tersebut, untuk kedepannya harus ada penertiban yang lebih masif agar perisitwa serupa tidak terulang kembali.

"Saya ucapkan dukacita untuk keluarga korban longsor tambang emas di Sulawesi Utara," ujar dia.

Sekedar diketahui, tambang emas longsor Selasa (26/2/2019) malam. Berdasarkan keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, yang disampaikan pejabat Humas Basarnas Manado, Ferry Ariyanto, Rabu (27/2/2019), informasi dugaan 60 korban tertimbun longsor itu didapat dari warga dan penambang yang selamat.[jat]

Komentar

x