Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Perjanjian IA-CEPA Bikin Impor Sapi Bengkak?

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 11 Maret 2019 | 16:00 WIB
Perjanjian IA-CEPA Bikin Impor Sapi Bengkak?
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah Indonesia akhirnya menandatangani persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Australia atau Indonesia Australia-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Salah satu poin yang penting dalam perjanjian tersebut adalah kesepakatan untuk membebaskan tarif bea masuk impor sapi bakalan asal Australia ke Indonesia.

Lantas apakah kebijakan ini bisa membuat sapi-sapi impor Australia membanjiri Indonesia.

Menanggapi hal ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membantah hal tersebut, menurutnya memang iya diterapkannya pembebasan bea masuk bagi sapi impor Australia, tapi sifatnya terbatas.

"(Tidak) sampai jumlah tertentu (impor sapi). Begitu (impor sapi) dia lebih dari segitu kena (bea masuk) dia," kata Darmin saat ditemui di Ritz Carlton, Pasific Place Jakarta, Senin (11/3/2019).

Untuk batasan jumlah yang disepakati, Darmin tak tahu persis angkanya. Menurutnya itu berada di Kementerian Perdagangan.

"Nanti tanya Menteri Perdagangan. Tapi (jumlah impor) itu yang paling lama diperdebatkan. Dia minta berapa, kita ngotot berapa. Ya jadi nggak akan kemudian berlebih-lebihan (impornya) karena begitu lebih dari jumlah itu kena bea masuk," katanya.[jat]

Komentar

Embed Widget
x