Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 23:10 WIB

ESDM Minta Daerah Permudah Izin Jargas

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 14 Maret 2019 | 04:06 WIB
ESDM Minta Daerah Permudah Izin Jargas
Sekertaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM meminta 18 daerah yang akan dibangun jaringan gas memberikan dukungan, yaitu mempermudah izin dalam rangka pembangunan jaringan gas tersebut.

Permintaan dukungan dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian ESDM dan 18 kepala daerah. Sekertaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial berharap dengan nota kesepahaman ini, pembangunan Jargas bisa segera terealisasi.

"Dengan kerjasama ini maka harapannya adalah mohon Pemda bisa membantu proses perizinan dari pembangunan ini. beberapa tahun ini kendala di lapangan adalah masalah sosial. Tanpa ada support Pemda maka gak akan jadi," kata Ego di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Menurut Ego, tahun 2019 ini pemerintah akan membangun 78.126 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga di 18 Kabupaten/kota. Sambungan tersebut untuk mengebut target sebanyak 463 ribu sambungan.

Sementara itu Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto menyebut, jargas yang dibangun oleh pemerintah melalui penugasan kepada Pertamina dan PGN, namun tidak menutup kemungkinan bila daerah juga hendak membangun Jargas.

Namun, bila itu dilakukan, diharapkam Pemda berkordinasi dengan pemerintah pusat. Tujuannya supaya operasionalnya bisa terintegrasi.

"Pembangunan ini didampingi oleh Pertamina Persero melalui PGN. Program ini perlu didukung oleh pemerintah setempat," ujar Djoko dilokasi yang sama.

Walikota Palembang, Harnojoyo menjelaskan pihaknya akan membantu pemerintah pusat untuk mempermudah perizinan lahan. Ia juga menjelaskan pemerintah daerah akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

"Sebab kami sadar bahwa dengan jargas penghematannya bisa mencapai 200 persen dibandingkan memakai LPG," ujar Harno.

Harno juga merinci, saat ini Palembang merupakan salah satu daerah yang sudah membangun jaringan gas secara mandiri. Pemerintah Daerah bersama BUMD sudah membangun 6.700 sambungan rumah tangga. Rencananya, 2019 ini Pemerintah Daerah akan menambah 1.000 sambungan lagi.

"Sekarang ini tahun kita anggarkan Rp21 miliar untuk tambah 1.000 sambungan. Makanya kami juga harap soal jargas, nanti semoga bisa kerjasamakan dengan BUMD kita. Jadi pengelolaannya bisa bareng bareng.
514 ribu sambungan yang kami butuhkan," ujar Harno.[jat]

Komentar

x