Find and Follow Us

Jumat, 24 Mei 2019 | 03:09 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Masih Rendah

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 14 Maret 2019 | 18:26 WIB
Produktivitas Tenaga Kerja Masih Rendah
(Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Produktivitas tenaga kerja Indonesia sampai saat ini dinilai masih rendah. Hal ini bisa dilihat dari sumbangan tenaga kerja kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kurang menggigit.

"Bisa silihat sumbangan tenaga kerja terhadap ekonomi terhadap PDB itu yang terus menurun dari 4 turun menjadi 3 persen," kata Ekonom Senior Indef Fdhli Hasan saat jumpa pers, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Kemudian, kata dia, hampir 60% tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor informal. Tenaga kerja ini latar belakang pendidikan dari SD dan SMP. Sedangkan yang formal hanya 40%.

"Pendidikan tenaga kerja kita 60% SD dan SMP," kata dia.

Masalah lainnya, kata dia, adalah tidak cocoknya skil, pendidikan tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha. Tentu mereka perlu dilatih kembali untuk bisa bekerja. Dengan demikian tidak dapat dipungkiri lagi produktiviatas tenaga kerja masih rendah.

"Kalau diliat sekarang ini orang yang sudah lulus SMK atau lulus perguruan tinggi, ketika masuk pasar tenaga kerja masih pelru berbagai training untuk bisa tingkatkan skill sehingga cocok dunia industri," ujar dia.

Menurut dia, hal itu terjadi dikarenakan pemerintah terlalu fokus kepada suplai, ketimbang kebutuhan industri yang perlu tenaga kerja.

"Sekarang ini kita terlalu memfokuskan ke suplai side, bagaimana mensuplai driven tidam demmand driven," ujar dia.[jat]

Komentar

x