Find and Follow Us

Jumat, 24 Mei 2019 | 03:10 WIB

Agar Efisien, Pertamina Perkuat Kerja Sama BUMN

Kamis, 14 Maret 2019 | 18:50 WIB
Agar Efisien, Pertamina Perkuat Kerja Sama BUMN
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkuat kerja sama untuk kegiatan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan dengan sejumlah BUMN dan holdingnya.

BUMN tersebut adalah perusahaan yang tergabung dalam Holding Industri Pertambangan BUMN (Inalum, Bukit Asam, Aneka Tambang, dan Timah), perusahaan pengelola bandara (Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II) serta Garuda Indonesia

Komitmen tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerjasama Strategis tentang Acuan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditandatangani Direktur Pemasaran Korporat Pertamina, Basuki Trikora Putra; Direktur Layanan Strategis Inalum, Ogi Prastomiyono; Direktur Pemasaran Antam, Tatang Hendra; Direktur Niaga Bukti Asam, Adib Ubaidillah; Direktur SDM & Umum Timah, Muhammad Rizki.

Penandatanganan disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/3/2019). "Ini adalah suatu langkah yang sangat penting sehingga kita bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa. Dengan Sinergi antar BUMN ini diharapkan efisiensi bisa bertambah, BUMN makin untung dan pelayanan ke masyarakat bisa makin optimal serta bisa memberikan kemakmuran bagi rakyat Indonesia," kata Rini.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan, melalui kerja sama ini, Pertamina akan memberikan layanan terbaik dalam memasok BBM untuk para perusahaan-perusahaan tersebut.

"Dengan varian produk yang lengkap dan berkualitas serta layanan yang komprehensif melalui layanan Vendor Held Stock (VHS) dan Franco, Pertamina telah berpengalaman memasok kebutuhan BBM banyak perusahaan di Indonesia. Karena itu kami berterimakasih atas kepercayaan para perusahaan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi BUMN," ujarnya.

Nicke menambahkan, perjanjian kerja sama dengan holding BUMN Pertambangan ini berlaku selama 5 tahun untuk jenis Biosolar dan Marine Fuel Oil 180 (MFO 180) sebanyak 25.000 KL/bulan dan akan meningkat menjadi 40.000 KL/bulan. [tar]

Komentar

x