Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 10:30 WIB

Ekspor UMKM, Jempol NasDem untuk Kontribusi Jokowi

Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:30 WIB

Berita Terkait

Ekspor UMKM, Jempol NasDem untuk Kontribusi Jokowi
Politisi NasDem, Shanti Ramchand - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya meningkatkan hasil dan kualitas para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Agar produk UMKM bisa menembus pasar global alias ekspor.

Politisi NasDem, Shanti Ramchand menyebutkan, perkembangan UMKM selama 4 tahun pemerintahan Jokowi, maju pesat. Baik di kancah domestik maupun luar negeri, perkembangannya sangat bagus. Hal itu karena kebijakan pemerintah yang pro terhadap kepentingan UMKM.

"Untuk kepentingan ekspor UMKM, pemerintahan Jokowi sangat responsif. Hal itu terlihat dari kedubes RI di luar negeri sangat welcome dan mengayomi sehingga UMKM meningkat," kata Shanti di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Sejumlah duta besar (Dubes) RI, lanjutnya, benar-benar diminta presiden untuk membantu berkembangnya UMKM. Kedutaan di luar negeri sangat terbuka mengajak UMKM ke luar negeri.

"Di launching pada saat acara Kedubes. Dengan begitu, produk UMKM akan dikenal di berbagai negara. Saya praktik langsung. Saya membawa 7 pedagang Indonesia ke New Delhi, India. Mereka pedagang UMKM ada yang minyak kelapa, kacang, tekstil, sendal. Mereka ke sana kita lakukan B to B. Langsung menawarkan produknya kepada pengusaha di India. Hasilnya bagus. Banyak yang tertarik," kata Caleg NasDem Dapil DKI Jakarta II itu.

Di dalam negeri, menurutnya, pada prinsipnya semua bagus untuk UMKM. Regulasi, dan perhatian pemerintah sangat tinggi untuk mengembangkan dan meningkatkan UMKM.

Namun, yang perlu ditingkatkan adalah marketingnya. Pemerintah harus memberikan edukasi kepada pelaku UMKM agar melek teknologi. Di era digital sekarang ini, perlu juga pelaku UMKM diberikan pengetahun soal bisnis online.

Hal senada disampaikan politikus NasDem, Eva Yuliana. Kata dia, UMKM merupakan instrumen kecil yang tidak boleh dilupakan. Di mana semua pelaku usaha baik yang besar dan tengah berasal dari UMKM. "Tidak bisa dinaifkan, UMKM penting baik domestik maupun ekspor karena dari UMKN muncul pengusaha besar," kata Eva.

Caleg Dapil Jateng V yang meliputi Sukoharjo, Klaten, Boyolali, dan Solo itu, mengatakan, Solo banyak variatif UMKM. Terlebih banyak destinasi wisata di Solo sehingga mempermudah mengembangkan UMKM.

Pandangan senada disampaikan dua mantan menteri perdagangan yakni Rachmat Gobel dan Muhammad Luthfi. Keduanya mengatakan, pembangunan infrastruktur dan berbagai program Jokowi, yakni dana desa, serta kredit usaha rakyat sukses memicu pertumbuhan UMKM. [tar]

Komentar

x