Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 14:17 WIB

Enggar Beri Emil Penghargaan Perlindungan Konsumen

Kamis, 21 Maret 2019 | 01:29 WIB
Enggar Beri Emil Penghargaan Perlindungan Konsumen
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Urusan perlindungan terhadap konsumen, seluruh provinsi bolehlah belajar dari Jawa Barat (Barat). Ya, lantaran provinsi ini meraih predikat terbaik dari Kementerian Perdagangan.

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kinerja Pemprov Jabar dalam melayani, serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat sebagai konsumen.

Penghargaan yang diserahkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, diterima langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat Peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 di Bandung, Rabu (20/03/2019). "Provinsi Jawa Barat telah 10 kali mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Terbaik untuk Peduli Konsumen terakhir pada 2018," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil dalam rilis kepada media di Jakarta.

Sukses Jawa Barat, dikintili lima provinsi lainnya yakni Papua Barat, Aceh, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Emil menyebut, Pemprov Jabar bertekad meningkatkan pengawasan terhadap tertib niaga serta barang dan jasa beredar. Termasuk mengoptimalkan pemberdayaan konsumen.

Seiring kemajuan digital dan meningkatnya layanan transaksi melalui e-commerce, maka sasaran yang ingin dicapai adalah terbangunnya perlindungan konsumen, sesuai perkembangan zaman. Diantaranya perlindungan terhadap konsumen online. "Untuk online perlindungan konsumennya masih kurang. Meningkatnya jual beli online, perlindungan konsumennya harus meningkat juga," kata Emil.

Nilai pergerakan barang dalam 10 tahun ke depan, kata Emil, melalui e-commerece di Asia Tenggara, diperkirakan mencapai US$80 miliar. Proyeksi ini merupakan prospek yang menarik. "Barangnya receh-receh, murah, tapi jumlahnya banyak, pergerakannya sangat dinamis," ujarnya.

Untuk melayani konsumen lebih baik, Gubernur juga tengah menyiapkan lahan 20 hektar di kawasan Bandar Udara Kertajati, Majalengka, sebagai pusat logistik industri 4.0, atau hub e-commerce. "Ini komitmen kita mendukung industri 4.0, sehingga kita harapkan pergerakan barang lewat E- Commerce bisa lebih cepat dengan biaya yang terjangkau," katanya. [ipe]

Komentar

x