Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 05:59 WIB

Regas dan PGN LNG Garap FSRU Jabar dan Lampung

Senin, 25 Maret 2019 | 15:38 WIB
Regas dan PGN LNG Garap FSRU Jabar dan Lampung

INILAHCOM, Jakarta - PT Nusantara Regas dan PT PGN LNG Indonesia, bekerja sama dalam pengelolaan dan operasional FSRU Jabar dan Lampung.

Dua anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT PGN (Persero) itu, sepakat bekerja sama dalam mengelola Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat dan FSRU Lampung, serta infrastruktur LNG di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Direktur Utama Nusantara Regas, M Taufik Afianto dan Direktur PGN LNG Indonesia, Mugiono; disaksikan Direktur Komersial PGN, Danny Pradityo dan Vice President SPBD Pertamina, Edwin Irwanto Wijaya selaku Komisaris Utama PT Nusantara Regas. Acaranya berlangsung di Kantor Pusat Nusantara Regas, Jakarta, pada Senin (25/3/2019).

Kesepakatan kedua perusahaan yang bergerak di bidang usaha regasifikasi LNG tersebut akan membuka komunikasi untuk berdiskusi, bernegosiasi, dan melakukan kajian terkait beberapa hal antara lain pemetaan potensi optimalisasi dan efisiensi operasional FSRU Jawa BaratFSRU Lampung merencanakan pola RAE (Regular, Alternative, and Emergency) dalam operasional kedua FSRU tersebut, serta sinergi tarif untuk pelanggan yang sama.

"Selama ini kerjasama operasional telah terjalin antara Nusantara Regas dan PGN LNG Indonesia, melalui kesepakatan ini diharapkan kerjasama ke depan akan lebih strategis dan dapat memberikan benefit yang lebih besar tidak hanya ke Nusantara Regas dan PGN LNG Indonesia, melainkan juga ke Pertamina dan PGN selaku induk Perusahaan," jelas Taufik.

Mugiono menambahkan, kesepakatan ini akan mendorong kedua belah pihak untuk pencapaian cita-cita yang lebih besar lagi di sektor regasifikasi LNG dan pengelolaan FSRU.

Kesepakatan ini juga mencakup knowledge exchange dan sharing resources dalam mendukung pengembangan bisnis kedua belah pihak serta melakukan koordinasi strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Edwin berharap, sinergi ini dapat memberikan dampak signifikan bagi perkembangan bisnis Pertamina selaku holding migas ke depan. [ipe]

Komentar

x