Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 16:00 WIB

BPH Migas: Terganjal Izin, AKR Dilarang Jual Avtur

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 4 April 2019 | 14:35 WIB
BPH Migas: Terganjal Izin, AKR Dilarang Jual Avtur

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fansurullah Asa menegaskan, PT AKR Corporindo Tbk, belum boleh menjual avtur di Indonesia.

Alasannya, perusahaan berkode emiten AKRA ini, belum mengantongi izin yang lengkap. Masih ada sejumlah izin yang harus dipenuhi bila AKR ingin ikut berdagang avtur, termasuk izin dari BPH Migas. "(AKR) belum boleh (jualan avtur). Belum ada sama sekali (izin dari kami)," kata Ifan sapaan akrabnya di Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Menurut dia, sekarang ini AKR hanya memengang izin sebagai penyalur bahan bakar sementara dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sedangkan untuk jualan avtur harus mengantungi izin niaga umum tetap. "Izin niaga sementara dikeluarkan BKPM itu bulan Oktober," kata dia.

Ini sesuai dengan ketentuan peraturan Menteri ESDM No 29 tahun 2017 soal perizinan pada kegiatan usaha minyak dan gas bumi yang telah diuban jadi Peraturan Menteri No 52 tahun 2018. "Di pasal 4 sangat jelas tidak bisa berniaga dulu. Ada permen 29 tak diperbolehkan," ujar dia.

Nah, setelah mengantongi izin tetap, kata Ifan, AKR juga harus bekerjasama dengan PT Pertamina dulu. Setelah semua syarat dipenuhi, baru AKR bisa ikur berjualan avtur.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diketahui sebelumnya telah mengeluarkan izin AKR menjual avtur. Ini disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam.

Pemerintah telah memberikan izin sementara kepada AKR untuk menjual avtur di Indonesia. "Baru satu BU (badan usaha) dan masih tahap izin usaha sementara atas nama PT Dirgantara Petroindo Raya, kerja sama BP-AKR, rencana usahanya di bandara di Morowalu, Sulteng," ujar dia.

Namun dia tidak menyebut masa berlaku izin sementara untuk perusahan berkode saham AKRA ini. Rizwi hanya bilang penjualan avtur oleh BP-AKR belum dimulai hingga saat ini. "Masih dalam tahap mempersiapkan atau membangun fasilitas niaganya. Belum Beroperasi," kata dia. [ipe]

Komentar

x