Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 19:05 WIB

Tahun Politik, Perbankan Optimis Kinerja Positif

Kamis, 4 April 2019 | 19:30 WIB
Tahun Politik, Perbankan Optimis Kinerja Positif
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tahun ini yang disebut tahun politik, Amar Bank optimis akan positifnya kinerja. Sejak 2014, bank ini terus tumbuh termasuk asetnya terus melonjak.

Bagi Amar Bank, tahun politik yang dikhawatirkan sejumlah kalangan, tidak terlalu memengaruhi kinerja. Buktinya, Amar Bank membuka kantor cabang di Wiyung, Surabaya Barat, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Secara umum, pebisnis berpendapat bahwa tahun politik akan membuat ekonomi mengalami pelambatan. Berdasarkan data dari OJK kredit industri perbankan 2019, diproyeksikan mengalami stagnansi dikisaran 12%-13%.

Senada dengan OJK, Indef bahkan memiliki angka proyeksi yang lebih ketat. Di mana, pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan bergerak stabil di angka 8,5%-9,5%.

Namun, Managing Director Amar Bank Vishal Tulsian menyebutkan tentang optimisme Amar Bank di 2019. Apalagi Dana Pihak Ketiga (DPK) Amar Bank telah mencapai lebih dari satu triliun rupiah pada Desember 2018.

"Dengan pembukaan Cabang Wiyung, kami harapkan akan mendorong peningkatan kinerja Bank di tahun 2019. Kami melihat potensi yang masih luas untuk digali pada segmen retail, sehingga kami fokus pada segmen ini," kata Vishal dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Pembukaan Kantor Cabang Wiyung juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan reputasi Amar Bank. Dengan pembukaan cabang ini, maka Amar Bank memiliki lima jaringan kantor yang terdiri dari tiga kantor cabang. Di mana, dua di Surabaya dan satu di Jakarta. Di tambah satu kantor cabang pembantu di Surabaya dan satu kantor fungsional di Jakarta.

Dari hasil survei yang dilakukan Amar Bank, wilayah Wiyung mempunyai potensi pasar yang besar, sementara hanya terdapat delapan kantor cabang Bank yang rata-rata beroperasi di segmen pasar korporasi. Mengingat pangsa pasar existing Amar Bank ada di sektor perdagangan ritel, maka Amar Bank berkeyakinan bahwa pembukaan Kantor Cabang di Wiyung akan berdampak positif terhadap kinerja Bank.

"Selain telah didukung oleh pangsa pasar yang sudah ada juga ditunjang oleh potensi pangsa pasar baru segmen retail yang besar," kata dia.

Menurut dia, perbaikan rumah yang bocor, perbaikan kamar mandi serta dapur tentunya tidak bisa menunggu situasi politik. Sama halnya dengan pendidikan dan kesehatan, yang memang menjadi kebutuhan mendasar dalam kehidupan masyarakat. Begitu pula dengan modal kerja.

Jika ingin tetap struggle, mereka harus mengambil langkah cepat. Oleh karena itu, layanan keuangan harus semakin dekat dengan masyarakat dan terus berinovasi untuk mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan finansial yang mendesak.

"Dari data kami, terlihat jelas ada kenaikan pinjaman dibanding tahun lalu. Oleh karena itu bagi kami, tahun politik tidak mempengaruhi bisnis kami, yang memang fokus pada personal dan UMKM dengan produk Tunaiku, Tamara, deposito dan kredit UMKM," ujar Vishal. [tar]

Komentar

Embed Widget
x