Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 04:50 WIB

Tunda Beli Boeing, Bekas Bos Freeport Puji Garuda

Sabtu, 6 April 2019 | 02:09 WIB
Tunda Beli Boeing, Bekas Bos Freeport Puji Garuda
Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Chappy Hakim - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia, Chappy Hakim memuji keputusan PT Garuda Indonesia (Persero) yang menunda pemesanan 49 unit pesawat Boeing 737 Max 8.

"Sikap Garuda ini sangat dipahami dan dihargai, mengingat tingkat kepercayaan pelanggan yang sulit dikembalikan dalam waktu dekat," kata Chappy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Chappy yang juga mantan KASAU ini, menambahkan, aspek keselamatan harus menjadi budaya (safety culture) di mana tidak mengacu pertimbangan bisnis semata.

Mantan Presdir PT Freeport Indonesia (PTFI/Freeport) tersingkat ini berharap, agar semua pihak terkait agar sangat hati-hati dalam menyikapi setiap faktor yang menyangkut kemajuan teknologi penerbangan terutama dalam aspek keselamatan penerbangan.

Pihak Garuda Indonesia telah menemui Boeing pada Maret 2019, guna mengajukan penundaan pemesanan pesawat Boeing Max 8. Namun, belum ada jawaban pasti dari pihak Boeing.

Pihak Garuda akan menggelar pertemuan lanjutan pada April ini terkait nasib pembelian 49 unit pesawat Boeing 737 Max 8 yang juga diajukan untuk ditukar dengan jenis pesawat lain. Dan, Garuda sendiri masih mempercayai Boeing sebagai mitra bisnis, namun sudah tidak mempercayai produk Boeing 737 Max 8. [tar]

Komentar

Embed Widget
x