Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 16:52 WIB

Bank Jateng Tumbuh Kontet, Ekonomi yang Disalahkan

Sabtu, 6 April 2019 | 17:09 WIB
Bank Jateng Tumbuh Kontet, Ekonomi yang Disalahkan
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Semarang - Direktur Bisnis Ritel dan Usaha Syariah, Bank Jawa Tengah (Jateng), Hanawijaya mengatakan, tekanan ekonomi menyebabkan pertumbuhan Bank Jateng melambat.

"Dari tahun 2017 ke 2018 lalu pertumbuhannya hanya enam persen," kata Hanawijaya pada peringatan HUT ke-56 Bank Jateng di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/4/2019).

Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, kata dia, pertumbuhan BUMD milik Pemprov Jateng itu, bisa mencapai 25%. "Secara finansial tumbuh, tetapi detaknya melambat," tambahnya.

Bank Jateng sebagai Bank Pembangunan Daerah kedua terbesar di Indonesia, kata Hanawijaya, mencatatkan aset sebesar Rp66,8 triliun per Desember 2018. Meski pertumbuhannya tidak seagresif 2017, Bank Jateng masih mampu membukukan laba Rp1,24 triliun pada 2018.

Tahun ini, Bank Jateng menargetkan keuntungan sebesar Rp1,6 triliun. Kondisi setahun terakhir tersebut, kata dia, memaksa Bank Jateng untuk menginstropeksi diri. "Energi kami masih terbuang untuk urusan internal. Terlalu banyak wacana dan sedikit bekerja," katanya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x