Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:26 WIB

Zonasi Industri di DKI Jakarta Berdampak ke PLN

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 10 April 2019 | 15:22 WIB
Zonasi Industri di DKI Jakarta Berdampak ke PLN
General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Aturan tata ruang zonasi industri DKI Jakarta berdampak ke sektor bisnis. Adalah PT PLN (Persero) unit Distribusi Jaya Raya (Disjaya) yang merasakan dampaknya.

General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad mengatakan, setidaknya puluhan pelanggan industri hilang. Sebab mereka memindahkan industrinya ke tempat lain.

"Dalam kurun waktu tiga bulan ini kurang lebih ada 30 pelanggan yang pindah ada yang ke Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten. Ada aturan yang membatasi sampai 2030 harus keluar," kata Ikhsan di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Dengan hengkangnya para pelanggan kelas industri itu, tentu mempengaruhi pendapatan perusahaan. Namun, ia tak mau mengungkap berapa kekurangan pemasukan akibat hilangnya pelanggan industri.

Adapun Peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Daerah (Perda) No 1 tahun 2014 tentang rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi. Nah, kedepan PLN akan meloby pemerintah DKI meninjau peraturan itu.

"Kami akan minta ke gubernur (DKI Jakarta), bagaimana meninjau itu," kata Ikhsan.

Listrik, kata dia, adalah salah satu komponen utama dalam pertumbuhan industri, sementara di sisi lain industri adalah salah satu penggerak ekonomi di suatu wilayah, jadi kehadiran industri menurut Ikhsan masih sangat penting.

"Pendekatan supaya Perda itu dicabut, diberikan kemudahan supaya orang berinvestasi ya, nanti akan banyak yang pindah. Kalau semua industri, di luar Jakarta, terus orang Jakarta kerja dimana? kota-kota besar lain di dunia pun, bahkan seperti di Singapura, itu masih ada di dalam kotanya industri. Jadi tidak harus semuanya keluar dari Jakarta," ujar dia.

Industri memang masih menjadi andalan PLN Disjaya. Saat ini, dari 4,3 juta jumlah pelanggan PLN Disjaya dari rumah tangga, bisnis dan industri memang hampir 60% merupakan pelanggan rumah tangga sementara sisanya adalah industri akan tetapi dari sisi daya pemakaian industri jauh diatas para pelanggan rumah tangga.

"Kalau misalkan jumlah memang rumah tangga, tapi kWh industri dan bisnis," ujar dia.[jat]

Komentar

x