Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:51 WIB

HUT BUMN Ke-21

Tak Jadi Aksi Massa, BUMN Bikin Tumpeng Raksasa

Senin, 15 April 2019 | 01:09 WIB
Tak Jadi Aksi Massa, BUMN Bikin Tumpeng Raksasa
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Semarang - Acara peringatan HUT ke-21 BUMN digelar di Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, direncanakan aksi massa di Jakarta namun batal lantaran bersamaan dengan kampanye akbar capres.

Dalam perayaan HUT BUMN di Semarang ini, ada yang menarik. Yakni tumpeng khusus berbentuk stupa berukuran super jumbo yang berhasil memecahkan rekor MURI. Di mana, rekor yang berhasil diraih adalah rekor Makan nasi kuning lebih dari 5.800 orang secara bersamaan.

Selain itu, Rekor prestasi Nusantara yaitu Tumpeng berbentuk Miniatur Borobudur 6mx6mx4,12m, serta yang tak kalah penting adalah pemecahan rekor MURI untuk "Transaksi QR code terbanyak" yakni sebanyak 50.000 transaksi selama 5 jam.

Pemotongan tumpeng dilakukan Menteri BUMN Rini Soemarno disaksikan lebih dari 30 ribu pegawai di lingkungan BUMN. Tumpeng ini menjadi saksi sejarah dalam perayaan HUT ke-21 BUMN di kota Semarang, tercatat dalam rekor Muri sebagai tumpeng terbesar dan tertinggi.

Tingginya puncak tumpeng merupakan simbolisasi dari kinerja BUMN yang terus menanjak. Berdasarkan data Kementerian BUMN, aset dari keseluruhan BUMN dalam 4 tahun terakhir, atau sejak 2015 hingga 2018, tumbuh rata-rata 12%. Pada 2018, aset BUMN mencapai Rp 8.092 triliun naik 12% dibanding 2017.

"Peningkatan aset ini didukung oleh peningkatan laba, dan manajemen perusahaan yang teruji menghadapi tantangan perkembangan ekonomi yang ada," kata Rini usai memotong tumpeng berukuran panjang lebar masing-masing 6 meter dengan tinggi mencapai 4,12 meter di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2019).

Kata Rini, peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan Negara untuk mendukung pembangunan. Pada 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp422 triliun, baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan Negara bukan pajak. Atau naik 19% dibandingkan 2017 yang mencapai Rp 354 triliun. Sementara kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara terus tumbuh. Dalam empat tahun terakhir rata-rata sebesar 11,68%.

Rini beserta jajarannya dan 52 Direksi serta Komisaris BUMN hadir untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para insan BUMN atas kontribusinya terhadap kemajuan BUMN.

Sementara, Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang juga Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan, peringatan HUT ke-21 BUMN memiliki makna kebersamaan, sinergi dan prestasi. "Adanya kebersamaan, sinergi, prestasi yang telah terwujud makanya kedepan kami akan mengembangkan lebih cepat lagi, sehingga BUMN dapat menjadi roda pembangunan yang paling terdepan," tegasnya. [ipe]

Komentar

x