Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 15:56 WIB

Kuartal I, Produksi Minyak PEP 99% dari APBN 2019

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 16 April 2019 | 15:30 WIB
Kuartal I, Produksi Minyak PEP 99% dari APBN 2019
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina EP (PEP) mencatatkan produksi minyak di kuartal I 2019 sebesar 82.222 BOPD. Atau 99% dari target APBN sebesar 83.363 BOPD.

Sedangkan produksi gas sebesar 967,62 MMSCFD atau 100% target dari sasaran RKAP yaitu 968,16 MMSCFD dan Prognosa 2019 sebesar 970,72 MMSCFD.

Sementara dari sisi finansial, Pertamina EP juga memperlihatkan kinerja di atas proyeksi. Hal itu dibuktikan dari raihan pendapatan sepanjang kuartal I 2019 yang mencapai US$ 693 juta, naik dibandingkan periode sama 2018 yang tercatat US$ 675 juta.

Direktur Operasi dan Produksi Pertamina EP Chalid Said Salim mengatakan, pendapatan perusahaan berasal dari penjualan minyak senilai US$353,54 juta dan gas US$ 339,56 juta.

"Profit after tax kami juga naik dari US$ 140 juta pada kuartal I 2018 menjadi US$167 juta pada kuartal I 2019," kata Said Salim, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Chalid mengatakan peningkatan pendapatan dan laba bersih ditopang oleh peningkatan produksi minyak dari 74.500 BOPD pada kuartal I 2018 menjadi 82.000 BOPD pada kuartal I 2019.

Peningkatan kinerja juga ditopang oleh kenaikan harga jual ICP. Pada awal 2018 ICP US$ 48 per barel, di akhir 2018 menembus level US$$ 70 per barel dan terus bertahan dengan kecenderungan fluktuatif pada kuartal I 2019. "Sedangkan asumsi harga gas US$ 6,08 per MSCF," ujar dia.

Sementara Irwan Zuhri, GM Pertamina EP Asset 5 menambahkan, Pertamina EP di area Kalimantan mencatatkan produksi minyak 17.616 BOPD dari target 18,278 BOPD dan gas 16,366 MMSCFD dari target 15.66 MMSCFD. "Pertamina EP Asset 5 adalah backbone untuk produksi minyak Pertamina EP, sedangkan gas Pertamina EP Aset 2," ujarnya.

Irwan memproyeksikan produksi minyak Pertamina EP Asset 5 tahun ini menembus 20 ribu BOPD dan gas tetap di level 15 MMSCFD. Dia mengakui target tersebut cukup menantang tapi bisa terealisasi dengan kegiatan pemboran. Pada 2019, Pertamina EP Asset 5 akan ada pemboran, terbanyak di Bunyu 15 sumur, Sangasanga 12 sumur, Tarakan 11, Sangata 6 sumur, dan Project EOR Tanjung 5 sumur.

"Total 49 sumur, tiga sumur carry over. Kami juga akan lakukan kegiatan WO dan WI terbanyakn WO di Bunyu dan Sangasanga serta subservice reservoir penyebaran terbatas," ujar Irwan.[ipe]


Komentar

x