Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:14 WIB

Lelang Sukuk Serap Rp6,06T, Imbal Hasil Mulai 5,9%

Selasa, 16 April 2019 | 19:50 WIB
Lelang Sukuk Serap Rp6,06T, Imbal Hasil Mulai 5,9%
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp6,06 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), atau sukuk negara. Total penawaran masuk dipatok Rp18,5 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa (16/4/2019), menyebutkan jumlah dana yang diserap memenuhi target indikatif sebesar Rp6 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS03102019 mencapai Rp1,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,28524% dan imbalan secara diskonto.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 3 Oktober 2019 sebesar Rp5,93 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 5,9375% dan tertinggi 6,84375%. Untuk seri PBS019, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,31994% dan tingkat imbalan 8,25%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 September 2023, mencapai Rp1,3 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,25% dan tertinggi 7,59375%. Untuk seri PBS021, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,99 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,56228% dan tingkat imbalan 8,5%,

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 November 2026 mencapai Rp1,02 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,53125% dan tertinggi 8,21875%. Untuk seri PBS022, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,72 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,36548% dan tingkat imbalan 8,625%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2034 ini mencapai Rp1,73 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,28125% dan tertinggi 8,46875%. Untuk seri PBS015, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,75989% dan tingkat imbalan 8,00%.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2047, mencapai Rp2,09 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,71875% dan tertinggi 8,90625%.

Pemerintah tidak memenangkan lelang dari seri PBS014, meski penawaran mencapai Rp6,42 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,15625% dan imbal hasil tertinggi 7,43375%.

Sebelumnya, pada lelang enam seri sukuk pada Selasa (2/4/2019), pemerintah menyerap dana sebesar Rp8,03 triliun dengan penawaran masuk Rp18,41 triliun.[tar]

Komentar

Embed Widget
x