Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 17:43 WIB

Arcandra Klaim Gross Split Menarik WK Eksplorasi

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 18 April 2019 | 15:22 WIB
Arcandra Klaim Gross Split Menarik WK Eksplorasi
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengkliam skema Gross Split juga menarik dalam kontrak kerja Wilayah Kerja (WK) Migas Eksplorasi.

Menurut dia, hal ini menepis anggapan blok berstatus eksplorasi memiliki risiko yang tinggi dan butuh investasi dengan dana besar. Sehingga kontraktor masih membutuhkan kepastian penggantian biaya operasi (cost recovery) untuk mencari minyak dan gas bumi.

Dengan demikian, anggapan skema gross split tidak cocok untuk blok migas ekplorasi adalah sebuah miskonsepsi. Karena sejauh ini sudah ada 14 blok migas yang laku menggunakan skema gross split.

"Sudah ada 14 blok yang laku karena menggunakan skema gross split, dan ini untuk blok eksplorasi," kata Arcandra dalam keterangan resmi, Selasa (16/4/2019).

Sejak diterapkan pada 2017 lalu, skema bagi hasil gross split telah membawa dampak positif terhadap perkembangan investasi migas di Indonesia. Pemerintah optimis tren positif hulu migas ini terus berlanjut dengan lakunya blok-blok migas yang ditawarkan, baik itu blok baru, maupun blok terminasi.

Arcandra juga menyinggung adanya miskonspesi lain, anggapan jika kontraktor minyak besar tidak ada yang berminat terhadap gross split, gross split hanya diminati dan digunakan oleh kontraktor migas kecil.

"Ini ada yang mengatakan seperti itu, kalau saya bilang saat ini ENI yang mengelola Blok East Sepinggan telah beralih ke gross split, apa ada yang mengatakan kalau ENI itu perusahaan kecil?," tandas Arcandra.

Arcandra mengungkapkan alasan kontraktor mengalihkan kontraknya menjadi gross split adalah mempertimbangkan keuntungan menggunakan skema gross split yakni, efisien, proses yang tidak berbelit-belit, simple (sederhana) dan lebih memiliki kepastian, dimana parameter pembagian insentif jelas dan terukur.

"Karena alasan-alasan itu mereka mengalihkan kontraknya menjadi gross split," kata dia.[jat]

Komentar

Embed Widget
x