Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:12 WIB

Klaim Candra, 18 Industri Migas Antri Ikut Lelang

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 19 April 2019 | 14:15 WIB
Klaim Candra, 18 Industri Migas Antri Ikut Lelang
Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 18 perusahaan nasional, maupun multinasional tertarik berinvestasi di sektor minyak dan gas (migas). Mudah-mudahan jujur.

Hal ini terlihat dari upaya mereka mengakses lelang lima wilayah kerja (WK) migas konvensional tahap I-2019 sejak dibuka pada 21 Februari 2019.

Berdasarkan data di Jakarta, Jumat (19/4/2019), lima WK migas yang dilelang tersebut terdiri dari dua WK Migas Produksi dan tiga WK Migas Eksplorasi.

Dua WK produksi yang ditawarkan yaitu Blok West Kampar yang berlokasi di daratan Riau dan Sumatera Utara dan Blok Selat Panjang di daratan Riau dan yang kedua Blok Selat Panjang berada di daratan Riau.

Tiga WK eksplorasi yang ditawarkan yaitu, Blok Anambas di lepas pantai Kepulauan Riau, Blok West Ganal di lepas pantai Kalimantan Timur, dan terakhir Blok West Kaimana di daratan dan lepas pantai Papua Barat.

"Lelang lima Blok minyak dan gas bumi sudah ada 22 yang akses dari 18 perusahaan multinasional dan nasional, lelang blok migas semakin bergairah," kata Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar.

Menurut Candra, sapaan akrabnya, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan investasi migas, kembali bergairah. Antara lain karena penerapan skema gross split, proses yang transparan dan cepat, serta kepastian berusaha bagi investor dengan tata waktu yang jelas.

Akses dokumen penawaran lima WK yang dilelang tersebut sudah dapat diakses sejak 25 Februari hingga 24 April 2019. Sementara, pemasukan dokumen partisipasi paling lambat pada 25 April 2019. Untuk akses bid document itu sendiri para kontraktor dikenai biaya US$5.000 sebagai bentuk keseriusan perusahaan. [ipe]

Komentar

x