Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:54 WIB

Indonesia Peringkat Pertama Destinasi Wisata Halal

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 20 April 2019 | 01:09 WIB
Indonesia Peringkat Pertama Destinasi Wisata Halal
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Keuangan merilis kabar baik soal
keberhasilan Indonesia meraih peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal dunia. Setelah lima tahun fokus dalam mengembangkan pariwisata halal.

Namun demikian, kementerian di bawah kendali Sri Mulyani Indrawati ini, mengutip data Globlam Muslim Travel Index (GMTI) 2019. "Setelah bergabung dalam GMTI, tahun ini, Indonesia patut berbangga karena akhirnya mampu menduduki peringkat pertama wisata halal dunia, bersanding dengan Malaysia, dengan total skor 78," kata CEO CrescentRating Fazal Bahardeen, dikutip dari situs resmi Kemenkeu.go.id Jumat (19/4/2019).

Selain Indonesia dan Malaysia, urutan ketiga wisata halal dunia versi GMTI diraih Turki (skor 75), Arab Saudi (skor 72), serta Uni Emirat Arab (skor 71). Negara lain yang masuk dalam top 10 wisata halal dunia lainnya antara lain Qatar (skor 68), Maroko (skor 67), Bahrain (skor 66), Oman (skor 66), dan Brunei Darussalam (skor 65).

"Saya harapkan prestasi ini akan memacu destinasi wisata lain di Indonesia untuk segera mengembangkan wisata halal di masing-masing daerahnya, karena kita mampu, Indonesia mampu dan layak untuk dikenal dunia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Pengembangan 10 Destinasi Halal Prioritas Nasional di tahun 2018 yang mengacu standar GMTI, antara lain: Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur (Malang Raya), Lombok, dan Sulawesi Selatan (Makassar dan sekitarnya).

Tahun ini, penguatan destinasi pariwisata halal dilakukan dengan menambah keikutsertaan 6 Kabupaten dan Kota yang terdapat di dalam wilayah 10 Destinasi Halal Prioritas Nasional, yaitu Kota Tanjung Pinang, Kota Pekanbaru, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Cianjur.

Data GMTI 2019 menunjukkan bahwa hingga tahun 2030, jumlah wisatawan muslim (wislim) diproyeksikan akan menembus angka 230 juta di seluruh dunia. [ipe]

Komentar

x