Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:24 WIB

Pilpres Kelar dan Keyakinan Sri Mulyani

Senin, 22 April 2019 | 08:09 WIB
Pilpres Kelar dan Keyakinan Sri Mulyani
(Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah memanasnya politik pasca Pilpres 2019, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyimpan optimistisme. Bahwa investasi, baik asing atau domestik, bakal deras mengalir ke Indonesia. Mudah-mudahan benar adanya.

Meski perolehan suara dalam Pilpres yang diikuti dua pasang kontestan yakni Joko Widodo-Maruf Amin dengan Prabowo-Sandi, masih dihitung dan melahirkan eskalasi politik yang cukup serius.

Meski panas, Sri Mulyani melihat bahwa pasar memberikan respons positif terhadap hasil hitung cepat alias quick count yang dikeluarkan sejumlah lembaga survei kredibel.

"Ya artinya kan dari sisi market melihat. Makanya ada ekspektasi capital inflow kemudian sekarang yang disebut wait and see, yang dianggap menjadi faktor yang mengurangi daya investasi di Indonesia, sekarang diangap tidak ada," jelas Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Bagi mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kebijakan terpenting pascapilpres ini adalah fokus bagaimana mengkomunikasikan kebijakan 2019 dan 2020 mendatang yang sudah dirancang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Apalagi dengan formasi pemerintah yang baru nanti, koordinasi antar lembaga perlu dilakukan agar program-program pokok tetap menerus. "Jadi kerangka-kerangka untuk pemulihan itulah nanti yang akan dilihat," kata Sri Mulyani. [tar]

Komentar

Embed Widget
x