Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:30 WIB

Pertamina Belikan Pelita Air Pesawat Airbus A400

Senin, 22 April 2019 | 13:40 WIB
Pertamina Belikan Pelita Air Pesawat Airbus A400
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kalau tak ada aral, PT Pertamina (Persero) akan membeli pesawat Airbus A400. Rencananya, pesawat ini untuk mendukung bisnis kargo anak perusahaan Pertamina yakni Maskapai Pelita Air Service (Pelita Air).

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gatot Trihargo mengungkapkan rencana reesebut kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/4/2019). "Ke depan, Insha Allah, Pertamina akan membeli pesawat Airbus A400 yang akan ditaruh di situ (Pelita Air)," kata Gatot.

Gatot menjelaskan, rencana pembelian pesawat tersebut dilakukan Pertamina bersama konsorsium kolaborasi. Terkait berapa jumlah pesawat yang akan dibeli, Gatot tidak menjelaskan. Hanya dikatakan bahwa pembelian Airbus A400 itu kemungkinan tahun ini. "Tahun ini, tapi kemungkinan dapatnya (pesawat itu) pada tahun ini atau tahun depan. Yang penting (bisnis) kargonya di Pelita Air Service," katanya.

Gatot juga menambahkan bahwa pesawat Airbus A400 tersebut akan digunakan untuk bisnis kargo oleh Pelita Air. "Selama ini pengiriman kargo ke Papua dan daerah-daerah berkategori terdepan, tertinggal dan terluar (3T) mengalami kesulitan. Sekarang sudah bersinergi dengan Pelni dan sebagainya, serta ke depan pengiriman-pengiriman yang besar bisa menggunakan kargo (udara)," kata Gatot.

Pesawat itu, menurut dia, pernah diujicoba Menteri BUMN Rini Soemarno, ketika pesawat Airbus A400 itu dipinjam dari Hong Kong untuk mengangkut truk milik Pelita Air dalam rangka misi penyelamatan dan penanganan bencana gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

"Kenapa misi penyelamatan dan penanganan bencana di Palu berlangsung cepat, karena salah satunya kami menggunakan pesawat Airbus A400 yang hanya membutuhkan landasan pendek serta memiliki kapasitas angkut satu setengah kali lebih banyak dari pesawat Hercules," kata Gatot.

Pelita Air Service akan bergabung dengan holding BUMN penerbangan, bersama Garuda Indonesia dan Angkasa Pura I serta II, yang segera dibentuk pada 2019. [tar]

Komentar

x