Find and Follow Us

Senin, 27 Mei 2019 | 17:37 WIB

Dibanding Pakai BBM, Mobil Listrik Lebih Hemat 40%

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 23 April 2019 | 00:19 WIB
Dibanding Pakai BBM, Mobil Listrik Lebih Hemat 40%
Menteri ESDM Ignatius Jonan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri ESDM Ignatius Jonan mengatakan, kendaraan bertenaga listrik lebih hemat 40% dibandingkan kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Secara ekonomi, tarif listrik mencapai Ro1.467 per kWh untuk golongan listrik kapasitas 1.300 VA. Nah, Pemerintah menyiapkan diskon untuk tarif listrik sebesar 30% pada jam 10.00-06.00 WIB.

Sehingga, harga setrum per kWh setelah diskon menjadi Rp1.000. Dengan tarif itulah, kendaraan listrik lebih hemat 40% dibangdingkan dengan mobil dengan BBM Premium.

"Tarifnya Rp 1.467 kan ya, diskon 30% ya jadi 1000 per KWH kalau 1000 per kwh berapa ya bahan bakarnya 40% (lebih hemat dibanding dengan) menggunakan premium," kata Jonan saat peluncuran taksi listrik milik Bluebird di Jakara Selatan, Senin (22/4/2019).

Jonan mengamini mobil listrik lebih mahal bila dibandingkan dengan mabil dengan BBM. Tapi, biaya operasional lebih murah. Dengan demikian, untuk jangka panjang, maka kendaraan listrik menguntungkan.

"Mobil mahal, tapi biaya energinya murah. Ini kami dukung. Semua sih mendukung ya dan polusi lebih kecil. Itu real real aja. Mobilnya kan mahal, jadi biaya energinya bisa lebih murah," kata dia.

Meski demikian dia enggan berkomentar mengenai tarif. Kata dia, mengenai tarif adalah kewenangan pihak Kemeterian Perhubungan. "Kalau tarif kan ke Budi Karya Sumadi. Jangan kayak tarif pesawat ya pak," kata dia. [ipe]

Komentar

x