Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 17:23 WIB

Jonan Perintahkan PLN Perbanyak SPLU Mobil Listrik

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 23 April 2019 | 02:09 WIB
Jonan Perintahkan PLN Perbanyak SPLU Mobil Listrik
Menteri ESDM Ignatius Jonan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri ESDM Ignatius Jonan meminta PT PLN (Persero) membangun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) sebanyak-banyaknya. Saat ini sudah ada 1.600 SPLU.

Tahun 2019, kata Jonan, akan dibangun minimal 2.000 SPLU, terutama di wilayah Jabodetabek. Dengan begitu, kendaraan listrik akan lebih mudah menemukan SPLU. "Pertama, SPLU (tahun ini oleh) PLN akan diperbanyak. 1.600 (SPLU sudah ada) Tahun ini ya paling enggak 2.000 (SPLU)," kata Jonan saat peluncuran taksi listrik milik Bluebird di Jakara Selatan, Senin (22/4/2019).

Nah, untuk mempercepat proses pengisian baterai (charging) taksi listrik, dapat meminta bantuan PLN untuk membangun SPLU 40 KV, yang dapat men-charging dengan cepat yakni sekitar 25 menit per mobil.

Hal ini, kata dia, akan sangat membantu dalam proses mengisi daya baterai taksi listrik yang dimiliki. Selanjutnya Jonan menyarankan agar biaya tenaga listrik yang dikeluarkan untuk taksi listrik lebih murah, taksi dapat melakukan porses pengisian daya pada waktu dimana PT PLN memberikan potongan harga. Tujuannya agar biaya pengisian daya menjadi lebih murah.

"Melakukan charging taksi listriknya antara pukul 22.00 - 06:00 WIB saja, dimana pada waktu tersebut PT PLN mempunyai program untuk memberikan diskon biaya tenaga listrik kepada pelanggan hingga 30%," kata dia.

Dengan diskon yang diberikan oleh PLN maka biaya tenaga listrik yang dikeluarkan lebih murah. "Jadi harga mobilnya agak mahal tapi biaya energinya lebih murah yakni sekitar Rp 1.000 per watt atau sekitar 40% dari harga premium," ujar mantan menteri perhubungan yang sempat diperiksa KPK ini. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x