Find and Follow Us

Senin, 27 Mei 2019 | 17:41 WIB

PLN Hormati Proses Hukum Sofyan Basir di KPK

Oleh : Ajat M Fajar | Selasa, 23 April 2019 | 20:06 WIB
PLN Hormati Proses Hukum Sofyan Basir di KPK
Sofyan Basir - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT PLN angkat bicara terkait penetapan Diretur utamanya, Sofyan Basir sebagai tersangka oleh KPK.

Pihak PLN mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa pimpinan mereka atas kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

"Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Selanjutnya kami menyerahkan seluruh proses hukum kepada KPK yang akan bertindak secara profesional dan proporsional," kata SVP Hukum Korporat PLN, Dedeng Hidayat dalam keterangan persnya, Selasa (23/4/2019).

Dia mengatakan, pihak PLN akan bersikap kooperatif manakala dibutuhkan dalam rangka penyelesaian dugaan kasus hukum yang terjadi.

"Dengan adanya kasus ini, PLN menjamin bahwa pelayanan terhadap masyarakat akan berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, pihaknya menjadikan Sofyan sebagai tersangka karena disuga menerima uang dari Johanes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd dalam proyek PLTU ini.

Kemudian, Sofyan diduga turut membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Kotjo.

"SFB diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham," kata Saut.

Atas perbuatannya Sofyan disangkakan melanggar pasal pasal 12 huruf a UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.[jat]

Komentar

x