Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 04:05 WIB

Sofyan jadi Tersangka

BUMN Minta Operasional PLN Berjalan Optimal

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 24 April 2019 | 15:53 WIB
BUMN Minta Operasional PLN Berjalan Optimal
Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro - (bumn)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta penetapan tersangka Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir oleh KPK tidak mengganggu operasional perusahaan listrik.

Sebab, perusahaan harus tetap berjalan untuk tetap melayani kebutuhan listrik masyarakat. Bahkan pelayanan kepada masyarakat harus dioptimalkan.

"Kementerian BUMN meminta manajemen PLN untuk tetap melaksanakan dan memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik, terutama terus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di seluruh pelosok tanah air," kata Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro dalam keterangan resmi, Rabu (24/4/2019).

Kemudian, BUMN menghormati azas praduga tak berasalah terkait perkara dugaan korupsi yang tengah menjerat orang nomor satu di perusahaan setrum itu. Bahkan pihaknua akan bekerjasama dengan KPK dalam penyidikan kasus ini.

"Bersama (dengan) PT PLN (persero) (BUMN) siap bekerjasama dengan KPK dalam menangani kasus ini," ujar dia.

PLN (Persero) sebelumnya menyatakan bila pihaknya menghormati kasus hukum yang tengah berjalan di KPK atas penetapan tersangka Sofyan Basir, terkait kasus dugaan suap pembangunan PLTU Riau-1.

"Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah," kata SVP Hukum Korporat PLN Dedeng Hidayat dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Pihaknya mengatakan, segenap jajaran management dan seluruh pegawai PLN turut prihatin atas dugaan kasus hukum yang menimpa Sofyan yang tidak lain adalah Dirut PLN.

"Selanjutnya kami menyerahkan seluruh proses hukum kepada KPK yang akan bertindak secara profesional dan proporsional," kata dia.

Dia meyakini bahwa Sofyan dan jajaran akan bersikap kooperatif manakala dibutuhkan dalam rangka penyelesaian dugaan kasus hukum yang terjadi.

"Dengan adanya kasus ini, PLN menjamin bahwa pelayanan terhadap masyarakat akan berjalan sebagaimana mestinya," kata dia.[jat]

Komentar

x