Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 01:23 WIB

Produksi Migas Sakakemang Perkuat Neraca Gas

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 26 April 2019 | 16:03 WIB
Produksi Migas Sakakemang Perkuat Neraca Gas
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Repsol, Josu Jon Imaz berjanji mempercepat produksi minyak dan gas bumi (Migas) blok Sakakemang. Bahkan Repsol berjanji dalam waktu tiga tahun blok ini akan bisa produksi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, percepatan produksi gas di blok Sakakemang akan semakin memperkuat neraca gas di Indonesia.

Apalagi secara geografis lokasi Sakakemang berdekatan dengan blok Corridor yang sudah matang infrastrukturnya. Sehingga dimungkinkan untuk optimalisasi infrastruktur yang sudah ada untuk mendukug produksi di Sakakemang.

"Pemerintah akan terus berupaya, melakukan inisatif-inisiatif yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi gas nasional," kata Arcandra dalam keterangan resmi, Jumat (26/4/2019).

Dengan demikian, kedepan kebutuhan gas bisa dipenuhi sendiri. "Sehingga kekhawatiran bahwa Indonesia akan impor gas bumi dalam beberapa tahun ke depan tidak terbukti," kata dia.

Arcandra sebelumnya mengaku senang pihak Repsol mempercepat produksi pertama Migas di blok tersebut. Dimana sebelumnya target produksi selama lima tahun. Tapi dipercepat menjadi 3 tahun.

"Kami bersyukur dan gembira bahwa Repsol komitmen untuk mempercepat produksi migas di Sakakemang dari lima tahun menjadi kurang dari tiga tahun," kata Arcandra.

Komitmen Repsol pun akan disambut oleh pemerintah dengan dukungan agar target itu tercapai. "Pemerintah akan memberi dukungan penuh agar upaya ini dapat terwujud," ujar dia.

Bentuk dukungan pemerintah diantaranya adalah proses persetujuan plan of development (POD) yang cepat dan juga dukungan administratif lain yang memungkinan target Repsol tercapai.

Langkah ini dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa proses eksplorasi dan produksi migas di Indonesia, khususnya dari blok Saka Kemang berjalan cepat.

Blok Sakakemang menjadi salah satu temuan migas terbesar di dunia selama periode 2018-2019. Dengan cadangan terbukti gas bumi mencapai sekitar 2 triliun kaki kubik (tcf), temuan Repsol ini juga menjadi yang terbesar di Indonesia selama 18 tahun terakhir.[jat]

Komentar

x