Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 05:55 WIB

Tampil Beda, WOM Finance Peduli Anak Jalanan

Rabu, 1 Mei 2019 | 10:45 WIB
Tampil Beda, WOM Finance Peduli Anak Jalanan
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta Masalah ekonomi, acapkali menjadi alasan utama bagi anak jalanan. Jumlahnya terus bertambah tiap tahun. Fenomena ini menarik salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka untuk turun tangan.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance mencoba memberikan perhatian. Kegiatan CSR ini, diwujudkan melalui prasarana alat belajar dan edukasi pendidikan seks.

Para anak jalanan itu berprofesi macam-macam, mulai ojek payung, asongan, parkir liar, penyemir sepatu, atau pemulung. Sebagian lagi menjadi pengemis, pengamen bahkan ada yang menjadi pencuri, pencopet atau terlibat perdagangan seks.

Bekerja sama dengan Rumah Singgah Anak Jalanan Pondok Belajar Tunas Bangsa, WOM Finance melakukan edukasi pendidikan seks kepada 50 anak jalanan di sekitar Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Menurut Zacharia Susantadiredja, Direktur Keuangan WOM Finance, edukasi berupa pendidikan seks bertujuan untuk mencegah kekerasan seksual pada anak-anak. Perlu upaya pencegahan dini demi menyelamatkan generasi muda.

"Kehidupan mereka di jalanan penuh dengan tindakan kekerasan, bahkan tindakan seksual yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Kami khawatir anak-anak ini menjadi objek terhadap fenomena kekerasan seksual, penculikan terhadap anak dan pergaulan bebas," ujar Zacharia.

Kedatangan WOM Finance di petak rumah bertembok hijau itu, disambut hangat oleh anak-anak. Nampak mereka sangat antusias dan tidak sabar ingin menggunakannya untuk belajar.

Selain memberikan perlengkapan belajar, WOM Finance juga menghadirkan seorang psikolog khusus anak jalanan. Sang psikolog menjelaskan kepada anak-anak mengenai bagian-bagian tubuh yang perlu dijaga, hingga situasi-situasi yang dianggap mengancam dan harus dihindari oleh anak-anak.

"Pendidikan seks sejak dini diharapkan dapat melindungi diri serta menjaga diri anak dari ancaman kekerasan seksual yang bisa merusak masa depannya. Tindakan WOM Finance dapat menjadi inspirasi bagi setiap orang yang peduli pada pendidikan anak-anak Indonesia dan menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia," pungkasnya.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk yang berdiri sejak 1982, bernama PT Jakarta Tokyo Leasing. Usahanya di bidang pembiayaan sepeda motor, khususnya merek Honda. Pada 2000, berubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha, sejalan transformasi bisnis yang dilakukan.

Layanan pembiayaan kendaraan tidak lagi hanya merek Honda, tapi merek motor Jepang lain. Kan Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Pada 2005, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) mengakuisisi 43% saham Wahana. Sepuluh tahun kemudian, perseroan melakukan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas. Di mana, MBI bertindak sebagai standby buyer.

Dalam right issue ini, perseroan menerbitkan 3.481.481.480 saham baru. Kemudian kepemilikan saham MBI di Perseroan naik menjadi 68,55%. Pemegang saham terbesar kedua di perseroan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah saham sebesar 23.91%, dan publik 7,51%. [tar]

Komentar

Embed Widget
x