Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 17:28 WIB

Peringatan May Day

Ketimbang Ibu Kota Baru, RR Pilih Presiden Baru

Kamis, 2 Mei 2019 | 04:09 WIB
Ketimbang Ibu Kota Baru, RR Pilih Presiden Baru
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli (RR) - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terkait rencana Presiden Joko Widodo memaindahkan ibu kota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa, dikritik mantan anak buahnya. Prosesnya perlu perencanaan matang dan memerlukan dana besar.

Adalah mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli (RR) yang menyampaikan kritik keras saat menghadiri peringatan Hari Buruh Se-Dunia (May Day) di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

"Rakyat hari ini tidak perlu ibu kota baru, tapi butuh presiden baru," kata Rizal saat mendampingi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di depan ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Senada dengan Rizal Ramli, Presiden KSPI Said Iqbal bilang, rencana pemindahan ibu kota ke luar Jawa hanya akan menghabiskan uang negara dalam jumlah besar. Alangkah bijaknya apabila dana tersebut dialokasikan untuk kesejahteraan buruh.

"Pemindahan Ibu Kota bagi kami kaum buruh tidak terlalu urgent, tidak terlalu dibutuhkan. Untuk apa? Saya dengar infonya dananya Rp400 triliun. Lebih baik untuk kesejahteraan," kata Said.

Menurutnya, anggaran Rp400 triliun untuk memindahkan ibu kota, lebih bermanfaat apabila dialokasikan untuk menurunkan harga kebutuhan pokok. Apalagi, menjelang Puasa di Bulan Ramadan, harga bahan pokok terus merangkak naik. Belum lagi beban tarif listrik serta BBM, cukup memberatkan kalangan buruh. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x