Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:54 WIB

BPS: Harga Bawang Biang Kerok Inflasi Tinggi

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 2 Mei 2019 | 14:09 WIB
BPS: Harga Bawang Biang Kerok Inflasi Tinggi
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Inflasi April 2019, sesuai catatan dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 0,44%. Penyebabnya kenaikan harga bahan makanan terutama bawang merah dan bawang putih.

Dibandingkan bulan yang sama pada 2018 dan 2017, inflasi kali ini, lebih tinggi. Di mana, pada April 2018 inflasi mencapai 0,10%. Sedangkan April 2017 sebesar inflasi 0,09%. "Pada April 2019 terjadi inflasi sebesar 0,44%," kata Kepala BPS Suharyanto saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Harga kelompok bahan makanan, kata dia, menyumbang inflasi sebesar 1,45%; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,19%. Sementara kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,12%.

Nah, kelompok sandang menyumbang inflasi sebesar 0,15%; kelompok kesehatan 0,25%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,03%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,28%.

Sebelumnya dia mengatakan, inflasi tahun kalender Januari-April 2019 sebesar 0,80%. Sementara, inflasi tahunan sebesar 2,83% (year on year/yoy). "Secara umum di April mengalami kenaikan harga," kata dia.

Dia mengatakan, inflasi didapatkan dari pantauan BPS di 82 kota. Nah, 77 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 1,30% dengan IHK sebesar 140,66; dan terendah terjadi di Pare-pare sebesar 0,03% dengan IHK sebesar 129,45.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,27% dengan IHK sebesar 131,74 dan terendah terjadi di Maumere sebesar 0,04% dengan IHK sebesar 126,03. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x