Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 13:13 WIB

TunaiKita Ajak UMKM & Start Up Sambut Industry 4.0

Jumat, 3 Mei 2019 | 02:09 WIB
TunaiKita Ajak UMKM & Start Up Sambut Industry 4.0
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Digital Tunai Kita, sebagai penyelenggara aplikasi teknologi finansial TunaiKita, mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta usaha rintisan (start-up) siap-siap menyambut industry 4.0.

Dalam seminar yang digagas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung bekerja sama dengan OJK Jawa Barat, dan Cubic Coworking Space, TunaiKita berbagi pengalaman. Acaranya berlangsung di Hotel Savoy Homann Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/5/2019).

Saat didirikan di Jakarta pada Mei 2017, dan saat pembukaan kantor cabang di Bandung, TunaiKita sangat terbantu dengan proses perizinan pemerintah dan OJK yang akomodatif.

Selain itu, ruang kerja bersama menjadi alternatif pada awal kegiatan operasional. Hasilnya, TunaiKita mampu fokus mendukung program pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan.

Sejalan dengan semangat menyongsong revolusi industri generasi ke-empat atau lazim disebut industry 4.0, TunaiKita memanfaatkan teknologi machine learning dan big data dalam proses underwriting. Agar pelanggan bisa memperoleh pinjaman tunai sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar kembali.

"TunaiKita secara aktif telah melakukan perluasan layanan ke berbagai daerah di Indonesia, untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman cepat dan mudah dari lembaga keuangan yang kredibel," jelas Andry Huzain, Direktur TunaiKita.

Saat ini, kata dia, TunaiKita tengah bertransformasi menjadi perusahaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi dengan lebih dari 360 karyawan, kantor di 7 kota, serta melayani pelanggan di 159 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Mengakhiri paparan dalam acara startup talk, Head Of Corporate Affairs TunaiKita, Yos Kusuma, menyampaikan, pelaku usaha UMKM serta pegiat usaha rintisan (startup) sebaiknya tidak menunda dalam mengurus perizinan resmi ke pemerintah, supaya bisa fokus dalam mengembangkan usahanya. [tar]


Komentar

Embed Widget
x