Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 16:48 WIB

4 Blok Migas Ini Dilelang KSDM, Siapa Tertarik?

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 9 Mei 2019 | 08:09 WIB
4 Blok Migas Ini Dilelang KSDM, Siapa Tertarik?
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM membuka lelang tahap II tahun 2019. Ada empat wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (Migas). Mudah-mudahan tidak sepi peminat.

Empat blok migas terdiri dari tiga blok migas eksplorasi dan satu blok migas produksi. Diantaranya blok Bone; Kutai; West Ganal; dan West Kampar. "Jadi total ada empat. Tiga eksplorasi dan satu produksi (west kampar, yang dilelang tahap II)," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Blok Kutai terletak di offshore Kalimantan Timur dengan minimal bonus tanda tangan sebesar US$2,5 juta dan minimal komitmen pasti selama tiga tahun pertama yakni kegiatan studi G&G dan survey seismik 3D 1.000 KM2.

Blok berikutnya adalah blok Bone do offshore Sulawesi Selatan dengan minimal bonus tanda tangan US$2,5 juta dan minimal komitmen pasti tiga tahun pertama adalah kegiatan studi G&G dan survey seismik 3D 500 KM2.

Dua blok baru ini diyakini memiliki potensi besar untuk ditemukan cadangan migas baru lantaran wilayah sekitar dua blok itu sudah ada beberapa blok yang terbukti memiliki cadangan.

"Blok Kutai luas area 7,356 km lebih area onshore dan offshore kaltim. Ada total Sanga Sanga, East Kalimantan di sana. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) juga sudah ada di sana banyak. Potensial kita lelang makanya. Data-data bawah tanah kemungkinan menyambung jadi hydrocarbon banyak," ujar Djoko.

Sementara untuk Blok Bone, lokasinya tidak jauh dari Blok Sengkang yang dikelola oleh Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. dan juga sudah berproduksi. "Di sekitar situ ada Blok Sengkang produksi gas. Kami harap sebelahnya potensial juga dengan ditemukannya(cadangan). Jadi bisa ada discovery juga. Sengkang kan onshore, nah lapisan bawah tanah sambung ke offshore nya," kata dia.

Dua blok lainnya adalah West Ganal dan West Kampar. Keduanya adalah blok yang telah beberapa kali dilelang pemerintah, termasuk lelang tahap I 2019.

Tidak ada perubahan term and condition (TnC) atau syarat pada West Kampar yakni dengan minimal bonus tanda tangan US$5 juta serta beberapa kegiatan komitmen kerja pasti lima tahun pertama diantaranya studi G&G, pengeboran enam sumur eksplorasi, survey seismik 2D 500 km dan seismik 3D 200 KM2 dengan total anggaran mencapai US$ 64.433.080. [ipe]

Komentar

x