Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 14:53 WIB

Ramadan Hingga Lebaran

Konsumsi BBM dan LPG Dijamin Naik

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 14 Mei 2019 | 00:29 WIB
Konsumsi BBM dan LPG Dijamin Naik
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan LPG di Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, dipastikan naik.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, untuk konsumsi bensin atau semua jenis BBM, kecuali solar diprediksi naik sekitar 15,78%.

Kata Djoko, berbeda dengan bensin untuk solar mengalami penurunan konsumsi sekitar 10,45%. Penurunan ini dihitung dari konsumsi rata rata harian sebelum bulan ramadhan dan lebaran.

Adapun konsumsi solar sebelumnya 38,8 ribu kiloliter. Nah, diprediksi akan alami penurunan dan hanya memerlukan 34,5 ribu kiloliter. "Kalau konsumsi gasoline memang naik karena diprediksi akan banyak yang mudik memakai kendaraan pribadi. Namun untuk solar turun, karena kan angkutan barang gak boleh lewat dari 31 Mei sampai 10 Juni," kata Djoko pada wartawan, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Djoko merinci jenia bensin yang akan naik adalah Pertamax. Diprediksi peningkatan konsumsi pertamax sebesar 32,5% dari konsumsi normal. Adapun konsumsi normal sebesar 10,2 ribu kiloliter menjadi 13,5 kiloliter.

Sedangkan untuk konsumsi pertalite juga diprediksi naik signifikan sebesar 16 persen dari konsumsi normal 49 ribu kiloliter bisa naik menjadi 57,9 ribu kiloliter. Sedangkan untuk pertamax turbo akan naik 13,2 persen dan premium naik 10,1 persen.

Nah, untuk LPG juga diperkirakan akan naik sebesar 15%. Pada konsumsi normal biasanya konsumsi elpiji sebesar 24,0 ribu metrik ton. Sedangkan pada ramadhan kali ini konsumsi diprediks bisa mencapai 27,6 ribu metrik ton. "LPG sampai saat ini 10 mei data pertamina stok masih dianggap cukup 17 hari. Tapi memang pak menteri minta diguyur stoknya lagi menjadi 20 hari," ujar dia.

Meski naik, dia memastikan, pasokan BBM sepanjang Bulan Ramadan hingga Lebaran dinyatakan aman. Mudah-mudahan bukan angin surga saja. [ipe]

Komentar

x