Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 14:54 WIB

BPS: Ekspor April 2019 Jeblok

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 15 Mei 2019 | 15:09 WIB
BPS: Ekspor April 2019 Jeblok
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada April 2019 mencapai US$12,60 miliar. Turun 10,80% dibanding ekspor Maret 2019.

"Demikian juga jika dibanding April 2018 menurun 13,10 persen," kata Kepala BPS Suharyanto saat jumpa pers di kantor BPS, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Demikian juga ekspor nonmigas April 2019 hanya mencapai US$11,86 miliar, atau turun 8,68% dibanding Maret 2019. "Demikian juga dibanding ekspor nonmigas April 2018, turun 10,98%," ujar Kecuk sapaan akrabnya.

Nah, secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia JanuariApril 2019 mencapai US$53,20 miliar atau menurun 9,39% dibanding periode yang sama tahun 2018. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$48,98 miliar, atau menurun 8,54%. Ekspor April 2019 Mencapai US$12,60 miliar.

"Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2019 terhadap Maret 2019 terjadi pada perhiasan/permata sebesar US$339,2 juta (54,28%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada karet dan barang dari karet sebesar US$72,4 juta (15,10%)," kata Kecuk.

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan JanuariApril 2019 turun 7,83% dibanding periode yang sama 2018. Demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya turun 12,26%, sedangkan ekspor hasil pertanian turun 3,29%.

Ekspor nonmigas April 2019 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$2,04 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,38 miliar dan Jepang US$1,05 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 37,65%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar US$1,16 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada JanuariApril 2019 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$9,69 miliar (18,22%), diikuti Jawa Timur US$6,14 miliar (11,53%) dan Kalimantan Timur US$5,55 miliar (10,43%). [ipe]

Komentar

Embed Widget
x