Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 01:14 WIB

Percantik Masjid Istiqlal Anggarannya Rp465 Miliar

Kamis, 16 Mei 2019 | 13:09 WIB
Percantik Masjid Istiqlal Anggarannya Rp465 Miliar
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan Rp465 miliar untuk merenovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Hal itu ditandai dengan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Renovasi Masjid Istiqlal antara Kementerian PUPR dan Waskita. "Saat Presiden Joko Widodo mengantar Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal tahun lalu, beliau kaget, ternyata Masjid Istiqlal sangat perlu direnovasi," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Basuki bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, menyaksikan penandatanganan yang digelar di Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta. Adapun biaya untuk merenovasi masjid yang didesain oleh arsitek Frederich Silaban ini seluruhnya menggunakan anggaran Kementerian PUPR pada Tahun Anggaran 2019-2020.

Menurut Basuki, renovasi Masjid Istiqlal dibutuhkan, mengingat usia masjid yang mencapai 41 tahun dan belum pernah direnovasi. "Pengerjaannya memakan waktu 10 bulan sejak saat ini dan mudah-mudahan dapat selesai pada Maret 2020. Presiden ingin Masjid Istiqlal menjadi masjid kebanggaan negara," ungkap Basuki.

Sementara itu, Lukman menyampaikan, renovasi masjid yang dilakukan tidak akan mengganggu fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah, meskipun beberapa bagian masjid tidak dapat digunakan selama renovasi. "Prinsipnya, fungsi masjid sebagai tempat shalat itu tetap terjaga dengan baik," ujar Lukman yang terseret skandal jual beli jabatan di Kemenag ini.

Direktur Jenderal Cipta Karya Danis Sumadilaga menyampaikan renovasi dengan ketua tim arsitek Muniji ini, akan dilakukan untuk beberapa bagian, di antaranya renovasi interior masjid dan penambahan kapasitas gedung parkir dari 800 kendaraan menjadi hingga 2.000 kendaraan.

"Kami akan buat basement dua lantai ke bawah untuk menambah kapasitas parkir kendaraan. Ada juga pergantian lampu, tata cahaya, karpet, pihak konstruksi akan bekerja sama dengan pengelola masjid," ujar Danis.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid (BPPMI) Asep Saepudin menyampaikan, ada tiga filosofi yang mendasari renovasi masjid berkapasitas 200.000 jamaah ini. "Pertama adalah Hablumminallah, di mana renovasi dilakukan di gedung utama sebagai tempat ibadah. Kedua, Hablumminannas, dengan plasa dan tempat rekreasi jamaah bisa lebih aman lagi. Terakhir Hablumminalalamin yaitu lingkungan. Semua perizinan yang menyangkut cagar budaya sudah aman," papar Asep.

Asep meyakinkan jamaah Masjid Istiqlal, bahwa ciri khas Masjid Nasional Republik Indonesia ini tidak akan berubah. "Saya yakinkan kepada pencinta Masjid Istiqlal bahwa khas dari F Silaban tidak akan berubah," tukasnya. [tar]

Komentar

x