Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 20:41 WIB

Ekonomi Jeblok di Era Jokowi Jadi Sorotan Sandi

Oleh : Fadhly Zikry | Sabtu, 18 Mei 2019 | 07:09 WIB
Ekonomi Jeblok di Era Jokowi Jadi Sorotan Sandi
Cawapres Sandiaga Salahudin Uno - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tekornya neraca perdagangan yang berdampak kepada defisit anggaran, dinilai Cawapres Sandiaga Salahudin Uno sebagai bentuk kurang cermatnya pemerintahan Jokowi dalam mengelola keuangan negara.

Sebab, berbeda dengan politik yang sarat pencitraan, tata kelola ekonomi dibutuhkan perhitungan yang matang. "Peringatan Ibu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) tentang tanda tanda ekonomi menurun harus kita cermati. Politik bisa saja diurus dengan sekedar membangun persepsi, pencitraan. Tapi mengurus ekonomi ada logika sendiri, matematis dan sangat jelas hubungan sebab akibatnya," kata Sandi di Universitas Muhammadiyah, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/5/2019).

Kondisi tersebut lanjutnya ditunjukkan lewat sejumlah situasi, seperti tidak adanya investasi yang menyebabkan lapangan kerja serta pemasukan negara lewat pajak akan berkurang. Kondisi serupa terjadi apabila pemerintah tidak menyusun kebijakan yang konsisten, sehingga berujung pada ketidakpastian hukum dan regulasi yang memicu sulitnya investasi masuk ke dalam negeri.

"Bila pemimpin pemerintahan tak
mampu membangun stabilitas maka pengusaha akan was-was dan menahan diri untuk berinvestasi. Bila Penerimaan negara menurun, maka belanja akan menurun dan perputaran ekonomi nasional pasti akan terpengaruh," ungkap Sandi.

Begitu juga dengan penyelesaian masalah defisit neraca perdagangan yang masih menggelayuti pemerintahan Jokowi, tak kunjung terlihat hasilnya.

Sandi menilai, defisit yang tercatat paling buruk sejak Indonesia merdeka itu, harus diselesaikan dari aspek mendasar, yakni kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. "Hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi tak mungkin diselesaikan tanpa penanganan aspek fundamental," tandasnya. [ipe]


Komentar

Embed Widget
x