Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 12:12 WIB

Potensi Panas Bumi Di Indonesia Melimpah

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 23 Mei 2019 | 11:17 WIB
Potensi Panas Bumi Di Indonesia Melimpah
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Potensi panas bumi di Indonesia terbilang sangat melimpah. Setidaknya ada 25,4 GWe potensi panas bumi, wow lumayan besar ya. Tapi, yang dimanfaatkan untuk energi listrik sebesar 3.012,5 MWe, atau cuman 7%.

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Riki Firmandha Ibrahim mengatakan, belum maksimalnya pemanfaatan panas bumi karena lokasi potensi panas bumi berada di hutan konservasi dan adanya resistensi masyarakat. Kemudian, beberapa masalah lain. "Harga jual yang ditentukan buyer, pendanaan dan proses perizinan yang berhubungan dengan bisnis panas bumi," kata Riki di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Masalah laim adalah tumpang tindih Peraturan perundangan yang menyebabkan pengembangan panas bumi di kawasan hutan konservasi tidak dapat dilakukan. "Tingginya resistensi masyarakat dalam penerimaan untuk kegiatan usaha panas bumi juga menjadi masalah dalam pengembangan panas bumi," ujar dia.

Di sisi lain, dalam pengeloaan panas bumi, harua ditempat itu alias tidak bisa dipindahkan. Sementara pengembangan dan pemanfatan panas bumi untuk listrik selalu dikaitkan dengan kebutuhan (demand) listrik di tempat tersebut.

Misal potensi panas bumi di pulau pulau di kawasan Indonesia Timur belum dapat dikembangkan. "Karena kebutuhan akan listrik di pulau-pulau tersebut masih kecil, sehingga ketika potensi tersebut akan dikembangkan tersandung dengan keekonomiannya," ujar dia*

Permasalahan lain dalam pemanfaatan panas bumi untuk listrik di Indonesia adalah harga jual listrik yang tidak sesuai dengan keekonomian pengembangnya dan pembeli listrik yang sifatnya single buyer, yaitu PT PLN (Persero).

"Kondisi ini seperti sekarang terjadi pada pengembangan panas bumi dl wilayah Jawa. Harga Iistrik yang ditentukan oleh PT PLN (Persero) yang menggunakan rumusan 85 persen dari Biaya Pokok Produksi listrik di Jawa, maka pengembangan panas bumi di wilayah Jawa tidak dapat mencapai keekonomiannya," ujar dia. [ipe]




Komentar

x