Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 08:04 WIB

Aksi Demo Bawaslu

Inilah Dampak Kantor Libur di Jakarta Bagi PLN

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 25 Mei 2019 | 02:09 WIB
Inilah Dampak Kantor Libur di Jakarta Bagi PLN
Suasana demo aksi 22 Mei di Depan Gedung Bawaslu, Jl. MH Thamrin, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Didik)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah kantor di DKI Jakarta sempat diliburkan dua hari pasca penetapan hasil Pemilu 2019. Imbasnya kepada pendapatan PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya).

General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad mengamini, penjualan listrik PLN pada bulan Mei 2019 turun karena ada aksi masa selama dua hari. Dengan itu, dia memastikan penjualan bulan Mei ini merosot. "Bulan Mei ini ragu penjualan kami bisa tumbuh, satu hari kita nggak julan ke bisnis ini karena libur," kata Ikhsan, di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Bahkan, kata dia, penurunan penjulan sampai 30%. Penurunan ini tentu akan berpengaruh pada pencapaian target penjualan listrik. Penurunan listrik juga terjadi pada April, akibat libur pelaksanaan pemilihan umum. "Turun 30 persen dari tanggal 21 Mei. bisa turun dari 3,4 jadi 3 TWh. Saya bulan lalu pemilu April turun," ujar dia.

Menurut Ikhsan, PLN Disjaya akan mengejar penurunan penjualan pada periode berikutnya, dengan membuat program penambahan daya, diskon tarif penggunaan listrik diluar beban puncak oleh pelanggan industri, penyambungan pelanggan baru dan penyediaan pasokan listrik untuk pagelaran acara.

"Kita perbanyak marketing pelanggan baru, penambah listrik premium, kita penambahannya 18 ribu pelanggan perbulan, penambahan rata-rata di pinggiran. Proyek proyek kita gunakan power bank, konser-konser, acara-cara seperti PRJ itu saja yang buat nambah, kalau pelanggan baru kecil kecil," kata dia. [ipe]

Komentar

x