Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 04:49 WIB

Rangkul GoJek & GoPay, Jabar Menuju Birokrasi 3.0

Senin, 27 Mei 2019 | 01:09 WIB
Rangkul GoJek & GoPay, Jabar Menuju Birokrasi 3.0
(Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Pemprov Jawa Barat menggandeng GoJek dan GoPay guna mencuatkan potensi ekonomi digital di Jawa Barat.

Tujuan dari kerja sama ini adalah penguatan bagi pelaku sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) via inovasi teknologi dengan berkolaborasi dengan GoJek dan GoPay.

Head of Regional Government Relations GoJek Jawa Barat dan Banten, Muhammad Chairil mengatakan,salah satu fokus nota kesepakatan dengan Pemdaprov Jawa Barat adalah pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan dan akses lapangan pekerjaan.

"Dalam kesepakatan strategis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, GOJEK juga menawarkan program dukungan menyeluruh pada pelaku sektor informal dan UMKM dengan cara menyelenggarakan pelatihan, fasilitasi usaha pemasaran, serta fasilitasi akses lapangan kerja dalam ekosistem GOJEK," ucapnya di Bandung, Jabar, Sabtu (25/5/2019).

Menurut Chairil, GoJek berpotensi untuk mendukung program unggulan Provinsi Jawa Barat yaitu Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita atau Sekoper Cinta yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat bersama Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI pada Desember 2018 lalu.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua Umum Tim Penyelenggara Sekolah Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil menjelaskan, program tersebut hadir untuk melambungkan kualitas hidup perempuan dan mewujudkan kesetaraan peran, akses, serta partisipasi perempuan di semua bidang.

"Harapan kami semua kesepakatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tentunya menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat," ucap Atalia.

"Kami sangat antusias dan berterima kasih pada GoJek dan GoPay yang dengan penuh semangat ingin berkolaborasi dalam program-program pembangunan di Jawa Barat," lanjutnya.

Kerja sama dengan GoJek dan GoPay ini, merupakan salah satu implementasi Birokrasi 3.0 alias dynamic government. Dengan kata lain, pembangunan Jawa Barat dapat dilakukan melalui kerjasama antara Pemdaprov Jawa Barat dengan pihak lain.

Sebelumnya, Pemdaprov Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Bukalapak tentang Peningkatan Pelayanan Publik melalui Pemanfaatan Pasar Daring (Marketplace Online). Kerjasama tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pelayanan publik oleh pemerintah. Salah satunya pembayaran pajak kendaraan bermotor di Bukajabar.

Selain itu, Pemdaprov Jawa Barat berkerjasama dengan PT. Telkomsel meluncurkan Program Patriot Desa Digital. Target dari program tersebut adalah seluruh desa di Jawa Barat mampu melakukan aktivitas digital atau digitalisasi. Digitalisasi tak hanya menyoal akses internet, tetapi juga menyentuh pelayanan publik dan perdagangan yang melibatkan masyarakat. [ipe]

Komentar

x